Berubah… Semua yang ada di dunia ini berubah. Langit menjadi cerah dengan gumpalan awan biru putih membentuk wajah manusia, membentuk akar pohon, membentuk gulungan ombak…..ketika beberapa saat sebelumnya ia tampak hitam kelam seperti saat kita memandang genangan air lumpur kotor di atas jalanan….
Malam dengan sesekali indah karena bintang dan bulan menggantung diatasnya seketika berubah menjadi siang karena terpaksa berbagi ruang dengan sang maha terang..matahari….
Aku seperti terbang ke atas gumpalan awan..menari di tengah guguran bunga sakura dan rebah di atas tumpukan beribu-ribu kuncup mawar merah yang seperti menjelma menjadi sebuah tampan bundar yang nyaman… lalu tiba-tiba semua berubah menjadi perih ketika cinta itu sulit kugenggam…ketika sang dewa maha bijak tak jua terbangun..lelap dalam tidurnya… ketika makhluk-makhluk di sekelilingku meminta raga, hati dan pikiranku untuk membangun istana…dan bertambah perih ketika aku tak kuasa menolaknya..
Namun aku..dengan apapun yang Tuhan ciptakan untukku..dengan dua kaki, tangan, raga dan segenap jiwaku merasa harus tegar.. tegar menahan rindu pada anak-anakku.., rindu pada yang kucintai..dan rindu pada istana mungil yang akan aku bangun suatu hari nanti…
Lalu aku bersimpuh memohon semua unsur cakrawala untuk selalu berubah dan menjadikan setiap perih itu tiada…