<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>our love notes</title>
	<atom:link href="http://ourlovenotes.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ourlovenotes.com</link>
	<description>The journey of our life</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Dec 2011 01:15:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
<image>
<link>http://ourlovenotes.com</link>
<url>http://ourlovenotes.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-54.ico</url>
<title>our love notes</title>
</image>
		<item>
		<title>Tentang Pekerjaan Rumah Tangga</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/tentang-pekerjaan-rumah-tangga.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/tentang-pekerjaan-rumah-tangga.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 00:57:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[easy story]]></category>
		<category><![CDATA[asisten rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[ikhlas]]></category>
		<category><![CDATA[rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=1148</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa hampir delapan bulan aku tinggal di semarang dengan kehidupan baru.  Selama itu pula aku benar-benar menjadi ibu rumah tangga tulen karena belum lagi bekerja formal di luar rumah.  Pekerjaan online tetap jalan namun tidak sefokus dulu, sebab utamanya karena aku lebih focus pada pekerjaan mengurus rumah saat ini….  Pekerjaan rumah yang tadinya jarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/12/nifty-little-house.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1149" title="nifty-little-house" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/12/nifty-little-house-300x222.jpg" alt="" width="300" height="222" /></a>Tak terasa hampir delapan bulan aku tinggal di semarang dengan kehidupan baru.  Selama itu pula aku benar-benar menjadi ibu rumah tangga tulen karena belum lagi bekerja formal di luar rumah.  Pekerjaan online tetap jalan namun tidak sefokus dulu, sebab utamanya karena aku lebih focus pada pekerjaan mengurus rumah saat ini….  Pekerjaan rumah yang tadinya jarang aku pegang..kecuali memasak  <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
Dulu, tidak lama setelah lulus kuliah, aku bekerja,  dan ketika menikah, aku tetap bekerja.  Itu sebabnya aku selalu memakai jasa asisten rumah tangga ( pembantu rt ) untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah dan menjaga anak.  Beberapa pekerjaan rumah sesekali aku kerjakan jika asisten tidak datang atau ketika libur hari raya karena sang asisten turut libur.  Seorang aisten rumah menjadi orang yang sangat berjasa bagiku, betapa aku sangat bingung dan kerepotan jika asisten itu tidak datang.  Maklumlah komitmen pada pekerjaan harus aku pegang sebaik mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">
Dan tentang pekerjaan-pekerjaan rumah, jika aku ingat dulu, semasa masih gadis, ibuku jarang sekali menyuruh aku atau kakak perempuanku melakukan pekerjaan seperti mencuci piring, menyapu, ngepel, atau pekerjaan lainnya walaupun kami tidak memiliki asisten rumah tangga waktu itu.  Aku tidak tahu alasannya, tapi yang pasti bukan karena aku tidak mau atau malas hingga ibuku enggan menyuruhku ?.  Kalau aku dengar cerita dari om/tante atau uwaku, dulu nenek kami (dari pihak ibu) memang jarang menyuruh anak-anaknya melakukan pekerjaan rumah…..yang terutama harus dilakukan hanyalah belajar dan belajar.  Bedanya, sejak keluarga ibu/nenekku masih tinggal di Sumedang ( tanah kelahiran asli ibu ) dan kemudian pada tahun 60an menetap di bandung, nenek hampir selalu memiliki asisten rumah tangga.</p>
<p style="text-align: justify;">
Khusus tentang asisten rumah nenekku, ada beberapa hal yang aku ingin ceritakan disini.</p>
<p style="text-align: justify;">
Semasa masih tinggal di Sumedang (sejak ibu lahir hingga tamat SMA), nenek memiliki asisten rumah tangga yang sering salah atau membuat nama ibu dan kakak/adiknya berbeda dengan nama aslinya <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .   Ibuku misal, karena dulu tubuhnya agak gemuk, yang kalau dalam bahasa Sunda disebut <em>demplon</em> atau <em>bahenol</em> <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  maka ibuku yang bernama Tetih dipanggil dengan panggilan <em><strong>&#8216;depong&#8217;</strong></em>.  Anehnya , seluruh keluarga jadi ikut-ikutan memanggil ibu dengan <em>depong</em>.  Dan nama panggilan ini menetap hingga kini.  Sepupu-sepupuku memanggil ibu dengan ‘bi depong’ atau ‘wa depong’.  Lalu om ku yang bernama Sofyandi, nama panggilannya adalah ‘iyan’ namun asisten rumah waktu itu tidak pernah bisa mengucapkan ‘iyan’ dan memanggil Om dengan ‘<strong><em>eeng</em></strong>’… ( jauhh banget kan… <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ).. dan nama itupun kemudian menetap hingga kini, walaupun istrinya pernah meminta kami untuk memanggilnya dengan panggilan ‘Om Iyan’  saja <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  terutama jika sedang berada di luar lingkungan rumah.</p>
<p style="text-align: justify;">
Ketika keluarga ibu pindah dan menetap di bandung, nenekku menggunakan jasa asisten rumah tangga yang dibawa dari sumedang, tapi kali ini sang asisten adalah laki-laki.  Saat itu mungkin sekitar tahun 60an, ibuku masuk FH Unpad ( tidak sampai lulus <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   ) dan adik-adik ibu masih sekolah di bangku SMA-SMP.  Bertahun-tahun sang asisten setia bekerja pada keluarga ibu.  Katanya, beliau adalah orang yang sangat rajin dan jujur.  Ketika salah satu omku lulus dari ITB dan mendirikan perusahaan, sang asisten ini diangkat menjadi karyawan tetap di sana.  Itu sebabnya aku mengenal beliau karena hingga saat ini, ia masih bekerja di perusahaan Om.  Ia telah berumur sekarang, bersama istri dan anaknya, ia telah cukup hidup mapan di bandung… rasanya ia telah menjadi bagian keluarga besar kami.</p>
<p style="text-align: justify;">
Aku tidak tahu persis siapa pengganti beliau sejak tidak lagi bekerja di rumah nenek, tapi yang pasti, saat aku SD, asisten rt di rumah nenek adalah seorang perempuan cukup tua yang kami panggil dengan ‘bibi’.  Bibi ini tinggal di sekitar rumah nenek di bandung, daerah jalan astina.  Perawakannya sangat ceking tapi gesit.  Salah satu hal yang aku ingat dari bibi adalah … memanggil ibu dan saudara perempuan ibu dengan panggilan ‘neng’,   ‘den’atau ‘aden’ pada saudara laki-laki ibu dan memanggil nenek-kakekku dengan ‘JURAGAN’…  ( ehhmm… jadi teringat salah satu blogger handal yang enek banget klo dipanggil ‘<em><strong>GAN</strong></em>’….walau tidak tau persis maksudnya ‘jura <strong><em>gan</em></strong>’ atau ‘<em><strong>gan</strong></em> teng’ atau ‘af <strong><em>gan</em></strong>’ tapi kupikir kemungkinan besar maksudnya adalah juragan…hehehhe).</p>
<p style="text-align: justify;">
Saat sedang di rumah nenek, aku serasa hidup di jaman feodal jadinya.  Walau sering diminta untuk memanggil dengan panggilan ‘ibu sepuh’ saja, tapi ia tetap lebih memilih   juragan.. hehe.. ya sudahlah..<br />
Hingga nenek-kakekku meninggal tahun 90an lalu, bibi lah yang tetap menjadi asisten rt nenekku.  Berarti ia bekerja belasan tahun di rumah nenek.  Aku praktis tidak pernah lagi bertemu dengannya sejak nenek wafat.</p>
<p style="text-align: justify;">
Aku sendiri, saat aku tinggal di Cirebon dulu dan punya anak, aku juga menggunakan jasa asisten.  Asisten pertama aku masih ingat namanya rokayah.  Dia masih kecil, mungkin masih duduk di SMP jika masih sekolah. Anaknya baik, tubuhnya kecil, berambut keriting dan tidak banyak bicara.  Hanya kurang dari satu tahun ia bekerja di rumahku, ia berhenti bekerja gara-gara ibunya tidak aku beri pinjam uang..  (pinjamnya jutaan bo.. hehe…)  Setelah itu, penggantinya adalah tati. Ia juga masih kecil dan punya banyak adik.  Seperti halnya rokayah, ia bekerja kurang dari satu tahun, karena memutuskan untuk pindah bekerja di pabrik.  Pengganti tati adalah oom.  Anak ini berkulit gelap dan gemuk.  Ia sebenarnya rajin bekerja dan telaten mengurus onit, namun setelah beberapa bulan bekerja,  ia aku pecat karena ketahuan mencuri.  Belakangan aku tahu bahwa ternyata selama bekerja di tempatku ia pernah beberapa kali membawa pacar dan teman-teman pacarnya main di rumah…  busyettt… untung saja langsung aku pecat saat itu !<br />
Setelah itu, asisten rumah selanjutnya adalah aisyah.  Kami memanggilnya mba isah.  Anaknya berambut ikal panjang dan sudah cukup dewasa.  Asisten inilah yang rasanya paling cocok.  Mungkin karena memiliki pengalaman bekerja sebagai asisten rumah tangga di Jakarta dan bekerja di rumah dengan 2 lantai, maka saat bekerja di tempatku ia merasa pekerjaannya cukup ringan dan sedikit.  Aku juga tidak perlu repot –repot memberi ia instruksi ini-itu.</p>
<p style="text-align: justify;">
Jika sedang di luar rumah, mungkin tidak akan ada yang menyangka kalau dia adalah seorang asisten rt, karena anaknya cantik dan cukup modis <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .  Ia juga sangat rajin bekerja , telaten mengurus onit dan tidak banyak bicara.  Tetapi, ada dua hal yang manjadi ‘kekurangannya’.. pertama, ia adalah pecinta film dan lagu-lagu india…  (gubrakkkk…!!! ).  Kadang, jika aku akan berangkat kerja, ia meminta oleh-oleh berupa cd film atau lagu india..hehhe…  yaa.. ga papa lah..biasanya permintaan dia ini aku penuhi saja…  hanya saja yang membuat aku jadi gimanaaa gitu..adalah karena onit jadi ikut-ikutan suka india waktu itu…heheh…  Lalu kekurangannya yang kedua adalah…  jika berdandan, ia menghabiskan waktu yang lebih lama dari aku <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .. itu sebabnya seringkali aku yang justru menunggu dia jika akan diajak jalan-jalan… <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />    Setelah aku pindah ke Tasik, dia cukup sering mengirim kabar. Kini, ia telah menikah dan memilki anak perempuan yang umurnya mungkin sudah sekitar 4 tahun, namanya Erin.</p>
<p style="text-align: justify;">
Dan sekarang ini di semarang, aku tidak ( belum ) menggunakan jasa seorang asisten.  Aku masih berhitung ekonomis <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .  Aku tidak bekerja, seharian ada di rumah, tidak lagi punya anak kecil/balita… jadi rasanya belum butuh-butuh banget seorang asisten.  Namun disisi lain, aku termasuk orang yang tidak betah melihat rumah kotor, jika ada sedikit saja debu atau kotoran menempel di lantai..wuih..risih sekali.  Dan kebetulan, rumah di semarang ini berada di pinggir jalan besar, hanya berjarak beberapa meter saja dari bibir jalan tanpa ada pohon-pohon besar di halaman.  Otomatis, rumah ini cepat sekali kotor, jika lemari atau kusen jendela di lap dengan kain, noda yang tertinggal bukan lagi berwarna coklat tapi agak hitam, mungkin berasal dari asap kendaraan.  Hmm… aku sering merasa capek jadinya, karena setiap saat ingin selalu membersihkan rumah.</p>
<p style="text-align: justify;">
Mungkin karena masih penyesuaian, kadang aku jadi agak uringan-uringan dengan urusan pekerjaan rumah ini.   Di satu sisi ingin selalu bersih tapi capek juga kalau harus terus bersih-bersih <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .  Hmm.. kalau keterusan begini, suami bisa sebel lihat aku..heheh.  Akhirnya aku mulai berpikir bahwa mungkin aku  kembali harus berdamai dengan diriku sendiri.  Tidak perlu ngoyo dengan urusan rumah, toh suamipun tidak pernah menuntut rumah harus selalu tampak mengkilat.  Keputusan untuk tidak menggunakan asisten rumahpun adalah keputusanku.  Tidak hanya itu, rasanya semua kembali pada urusan ‘ikhlas’.  Yup… apapun yang aku lakukan, yang aku alami dalam hidup harus dihadapi dengan ikhlas.  Bukan sok gimanaa gitu ..tapi aku telah banyak belajar dari pengalaman hidup bahwa ‘kekuatan sebuah ikhlas’ akan melepaskan aku dari rasa beban, rasa susah, rasa marah, rasa berat dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">
Mungkin seperti para asisten rt tangga itu..dimanapun .. mereka bekerja dengan ikhlas mengurus rumah orang lain.  Bedanya, mereka bekerja untuk bertahan hidup, maka aku melakukan semuanya lebih karena tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga.  Selain itu, mungkin seharusnya aku lebih sadar bahwa mengurus rumah adalah salah satu bentuk rasa syukur…. Menjaga dan memelihara apapun yang aku nikmati saat ini adalah salah satu bentuk rasa syukur ketika di luar sana masih banyak orang yang harus bekerja lebih ekstra keras..</p>
<p style="text-align: justify;">
Sekarang, selain berjanji untuk tidak uring2an lagi ( <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ) aku juga tidak ngoyo.. biarlah rumah kotor atau berantakan dikit..   seperti sekarang.. ada mangkuk bekas bakso di meja ruang tamu…ada piring kotor di bak cuci.. ada baju selesai cuci di mesin cuci dan lain-lain.. <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .. kalau capek ya biarkan saja.. pengen nonton tv ya nonton saja.. pengen tidur ya tidur saja..   <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/tentang-pekerjaan-rumah-tangga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku dan Mainan Anak-anak</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/aku-dan-mainan-anak-anak.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/aku-dan-mainan-anak-anak.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 06:39:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[easy story]]></category>
		<category><![CDATA[congklak]]></category>
		<category><![CDATA[mainan]]></category>
		<category><![CDATA[puzzle]]></category>
		<category><![CDATA[stik]]></category>
		<category><![CDATA[upin-ipin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=1135</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; &#160; Entah karena masa kecil kurang bahagia atau bagaimana, yang jelas aku hingga kini masih menyukai atau setidaknya selalu tertarik dengan mainan anak-anak kecuali game net&#8230; .  Tidak heran jika aku sering melibatkan diri saat anak-anak bermain, tak terkecuali main bola.  Saat kami masih tinggal di tasik dan rafi baru bisa bermain bola, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/10/IMAGE_00613.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1136" title="IMAGE_00613" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/10/IMAGE_00613-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<div id="attachment_1137" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/10/IMAGE_00607.jpg"><img class="size-medium wp-image-1137" title="IMAGE_00607" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/10/IMAGE_00607-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">sempet mendokumentasikan bermain stik sama rafi th. 2010</p></div>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Entah karena masa kecil kurang bahagia atau bagaimana, yang jelas aku hingga kini masih menyukai atau setidaknya selalu tertarik dengan <a href="http://mainanbocah.com" target="_blank">mainan</a> anak-anak kecuali game net&#8230; <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .  Tidak heran jika aku sering melibatkan diri saat anak-anak bermain, tak terkecuali main bola.  Saat kami masih tinggal di tasik dan rafi baru bisa bermain bola, aku sering bermain bola berdua saja dengannya di halaman masjid dekat rumah <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .  Saat rafi menemukan gank’ bermain bola, sesekali aku masih ikut bermain dan biasanya teman-teman rafi dengan muka culunnya mesem-mesem saja saat aku ikut heboh menendang bola ke sana-sini..paling mereka berpikir.. busyettt ni emak-emak boleh juga mainnya.. hehe&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku cukup sering membelikan mainan untuk anak-anak.  Onit, kakak rafi, selalu tertarik dengan mainan berupa peralatan masak-memasak, peralatan salon, boneka yang bajunya bisa diganti-ganti, dan boneka binatang yang bulunya halus-halus itu <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .  Khusus boneka, koleksi onit lebih sedikit daripada koleksiku. . <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .   Yup, onit hanya menyukai beberapa jenis boneka saja, biasanya boneka kucing, sapi, dan anjing yang berukuran kecil, mungkin terkesan imut dimatanya.  Sementara rafi, semakin besar usianya, ia makin tertarik dengan mainan sejenis puzzle atau mainan yang dirakit  (apa sih istilahnya…).  Pokoknya yang begitulah jenisnya…</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa kali aku membelikan mobil-mobilan atau kereta api, ternyata hanya sebentar saja ia sentuh, selanjutnya mainan itu hanya jadi pajangan saja.  Ia hanya akan tertarik pada jenis mobil-mobilan seperti hot wheel, yang bisa dibongkar pasang atau ia ganti ban dan aksesoris di mobilnya.  Begitu juga dengan jenis mainan lain.  Robot atau pesawat misalnya.  Beberapa waktu lalu ( mungkin sampai sekarang ) jenis mainan yang judulnya ‘futura’ cukup booming dan sangat rafi sukai.  Ia akan bersungguh-sungguh merakit robot atau pesawatnya sampai selesai, tak peduli jam sudah sangat malam sekalipun.  Secara, aku pernah membelikan jenis mainan ini, dan sampai ke rumah malam hari.  Rafi langsung membuka dan merakitnya hingga larut malam.  Aku tidak membantunya jika ia tidak memintanya… alhasil aku menunggunya hingga tertidur di kursi.  Karena ketertarikan rafi pada mainan jenis ini, aku beberapa kali membelikan puzzle berupa dinosaurus.  Khusus puzzle ini, rafi sering nyerah hingga aku yang menyelesaikannya..hehe.. cukup rumit memang…tingkat kesulitannya cukup tinggi karena banyak bagian-bagian tubuh dinosaurus yang agak rumit untuk dipasang….</p>
<p style="text-align: justify;">Jika ingat masa kecil aku dulu, sudah pasti jenis mainan anak-anak waktu itu tidak sama dan tidak sebanyak sekarang.  Namun demikian, ga kalah seru permainannya&#8230;  Aku masih ingat <a href="http://mainanbocah.com" target="_blank">permainan</a> wajib saat aku sd adalah bermain bekles, main tali dan main congklak dengan biji buah tanjung ( entah apa nama lainnya..yang pasti biji tanjung ini aku dapat dengan memungutinya di jalan. Pohon tanjung biasanya berjajar di sisi jalan besar.  Buah yang sudah matang berjatuhan di tanah.  Bentuknya sebesar buah kemiri. Warna daging buahnya kemerahan dan kulitnya agak keras berwarna hitam-coklat.  Biji tanjung dari buah yang sudah sangat matang warnanya coklat tua dan berbentuk oval-gepeng <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ).  Biji ini  enak dipakai main congklak dan sawer.  Sawer ? yup aku menyebut permainannya sawer, mungkin beda namanya di tempat lain.  Cara bermainnya adalah dengan melempar segenggam biji tanjung lalu menampungnya di bahu tangan, kemudian dilempar lagi untuk ditangkap.  Jika semua biji bisa ditangkap, permainan diteruskan dengan mendorong biji-biji tanjung yang berserakan di lantai dengan ujung jari telunjuk untuk di’tembakan’ ke biji tanjung lainnya.  Permainan dianggap kalah jika tidak semua biji tanjung dapat ditangkap dari bahu tangan, atau sasaran tembak tidak mengena….   ( bingung ga sih baca deskripsi ini….?  Heheh… ) ya gitu deh pokoknya, yang pasti kenangan permainan anak-anak saat masa kecil dulu masih teringat dengan manis hingga kini.</p>
<p style="text-align: justify;">O iya, saat film upin-ipin muncul di sini, salah satu permainan dalam film itu juga disukai anak-anak.  Aku kira di hampir semua daerah.  Rafi dan teman-temannya menyebutnya ‘main stik’.  Hampir setiap pulang sekolah, rafi membeli stik yang dijual 1000 rupiah per 10 biji.  Agar lebih hemat, aku beberapa kali membeli 1 pak stik yang isinya kalau tidak salah 50-60 plus gambar tempelnya yang bergambar robot-robot atau tokoh dalam film upin-ipin.  Seru memang melihat permainan ini…  stik para pemain diletakkan di lantai, lalu kedua tangan dipukulkan/ditepukkan ke lantai agar stik terdorong oleh udara yang keluar saat tangan ditepukkan.  Makin lama, kedua stik akan saling mendekat, lalu pemain harus berusaha agar stik bisa menambrak atau mengenai stik lawan.  Agar arahnya tepat, para pemain pun berganti-ganti posisi mencari sudut yang pas untuk mendorong stik… seperti bermain bilyard jadinya..hehe.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan salah, rafi sering mengajakku bermain stik ini <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .   Aku pun bermain dengan suka cita…hehe.. lebay.. tapi memang seru kok permainan ini…</p>
<p style="text-align: justify;">Dari semua jenis mainan yang ada saat ini, dan disukai oleh anak-anak kita, sebagai orang tua semua tentu sepakat bahwa jenis permainan apapun sebaiknya memberi nilai edukasi bagi si anak.  Setidaknya , mainan tersebut menuntut anak untuk berpikir, untuk berusaha memecahkan masalah, atau menantang anak membuat strategi.   Penting pula kiranya memberikan mainan yang sesuai dengan usia anak agar ia memberikan reaksi atas permainan itu sesuai kapasitasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan keterlibatan aku saat rafi bermain menjadikan aku lebih memahami karakter rafi serta minat dan ketertarikannya.  Jujur, dalam permainan yang melibatkan lawan, bermain stik misalnya… rafi terlihat sangat down bahkan hampir meneteskan air mata saat ia kalah… hehhe… kupikir, disinilah peranku untuk membuat rafi paham bahwa dalam permainan selalu ada pihak yang kalah dan menang… saat kalah, harus tetap berbesar hati, tidak perlu malu atau merasa tak mampu…  dan dari 2- 3 kali pengertian, akhirnya rafi tak pernah lagi sedih saat ia kalah..</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau diceritakan semua jenis permainan pastinya akan sangat panjang. Main gangsing juga sangat menarik rafi, dan sekali lagi gangsing yang ia sukai adalah yang bisa ia ganti-ganti pirantinya… bermain gangsing juga disukai kakak-kakak baru rafi disini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang ini, anak-anak sudah cukup besar..onit bisa dibilang sudah tidak tertarik lagi pada <a href="http://mainanbocah.com" target="_blank">mainan</a> kecuali beberapa boneka imutnya yang sering diajak menemaninya tidur.  Sementara rafi, karena tidak ada tetangga dekat, sepulang sekolah ia hanya bermain saja di rumah.  Beberapa minggu ini ia sangat tertarik dengan game yang ayahnya instalkan di computer.. ternyata mainan yang lain sudah tidak terlalu menarik lagi baginya.  Walaupun masih bisa diatur,   tapi game net atau game sejenisnya agak membuat aku khawatir.. ia jadi kurang berinteraksi dengan orang lain dan bisa menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer.. apalagi aku sendiri tidak terlalu menyukainya sehingga jarang sekali menemaninya bermain&#8230;.walaupun aku pernah membaca bahwa bermain game juga dapat membuat anak cerdas..namun jenis game apa sebenarnya yang tepat untuk mereka…</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Artikel ini diikutsertakan pada <a title="Mainan Bocah Contest" href="http://hardivizon.com/2011/10/18/mainan-bocah-contest/%20%E2%80%8E" target="_blank"><strong>Mainan Bocah Contest</strong></a> di Surau Inyiak”.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/aku-dan-mainan-anak-anak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesibukan Awal</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/kesibukan-awal.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/kesibukan-awal.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 14:01:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[our happiness]]></category>
		<category><![CDATA[aglaonema]]></category>
		<category><![CDATA[daftar sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=1130</guid>
		<description><![CDATA[Hanya tiga hari di tasik setelah hari H, aku dan suami langsung ke Semarang.  Suamiku dikejar kerjaan sementara aku focus urusan pindahan dan pendaftaran sekolah anak-anak.  Sebelum menikah, suamiku telah terlebih dahulu mendaftaran rafi ke SD dan adik baru rafi ke TK di sebuah Sekolah Islam bareng dua kakak baru rafi yang lain..              ( [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/10/candle.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1131" title="candle" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/10/candle-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Hanya tiga hari di tasik setelah hari H, aku dan suami langsung ke Semarang.  Suamiku dikejar kerjaan sementara aku focus urusan pindahan dan pendaftaran sekolah anak-anak.  Sebelum menikah, suamiku telah terlebih dahulu mendaftaran rafi ke SD dan adik baru rafi ke TK di sebuah Sekolah Islam bareng dua kakak baru rafi yang lain..  <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />             ( anakku lima sekarang..hehe..).  Sementara itu, kami memutuskan untuk memindahkan Onit ke sd negeri dekat rumah.  Awalnya, suamiku berencana memasukkan semua anak-anak di satu sekolah yang sama, namun aku khawatir Onit tidak bisa mengikuti pelajaran karena dia berasal dari sd  negeri biasa di tasik.</p>
<p style="text-align: justify;">
Waktu/jadual pendaftaran sekolah di Jawa Tengah ternyata lebih cepat dua minggu dibanding dengan di Tasik, karenanya aku sempat bolak-balik Tasik-Semarang sendirian, sumamiku lebih sering berada di Jakarta/Surabaya waktu itu.  Karena perbedaan jadual itu, aku meminta pihak sekolah rafi dan Onit agar dapat mengeluarkan rapor mereka lebih cepat.  Alhamdulillah, pihak sekolah sangat kooperatif, rapor onit dapat diminta lebih dulu walaupun terpaksa tanpa ranking, karena sekolah tidak dapat menentukannya sebelum semua nilai siswa masuk.  Begitu juga dengan hasil belajar Rafi.</p>
<p style="text-align: justify;">
Setelah semua urusan pendaftaran selesai, urusan selanjutnya adalah menyiapkan semua keperluan sekolah kelima anak kami. Tiga anakku yang lain lebih sering tinggal bersama ibunya, di luar urusan jahit baju seragam baru waktu itu, keperluan lainnya aku yang menyiapkan.  Membeli beberapa pak buku tulis, buku gambar, crayon, pensil, kaus kaki, tas, baju pramuka, baju merah putih, jahit baju seragam Rafi dan lain-lain.  Dana kami waktu itu benar-benar focus buat urusan sekolah..hehe.. bayangkan saja, dua anak daftar ulang, tiga anak daftar baru.  Its ok.. Allah selalu memberikan rezeki selama kita berusaha dan berdoa kan.. ?</p>
<p style="text-align: justify;">
Di luar urusan anak-anak, kami punya cukup waktu berdua saja di bulan Juni-Juli kemarin… maksudnya sih bulan madu tapi kami lebih sering ada di rumah.  Karena pekerjaan, suamiku hampir setiap hari menghabiskan 2/3 hari di depan computer.  Aku sendiri sibuk membersihkan rumah…ibu mertuaku bilang kemarin itu rumah seperti rumah hantu…kotorr banget <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .  Perlahan-lahan akhirnya semua ruangan bersih..mulai dari dapur hingga ruangan paling depan yang dijadikan kantor mungil untuk suamiku membuat software.</p>
<p style="text-align: justify;">
Selain membersihkan rumah, kesibukanku yang lain adalah ‘membenahi’ tanaman.  Suamiku sejak dulu menyukai tanaman.  Ada beberapa bonsai, tanaman-tanaman hijau yang beberapa waktu lalu sangat ngetrend hingga harganya ‘aneh’ , dan beberapa jenis aglaonema.  Semua terbengkalai di pot nya masing-masing.  Walaupun tidak seperti suamiku, tapi aku juga menyukai tanaman…kasian rasanya tanaman-tanaman itu hidup tak terurus..entah sudah berapa lama mereka tak disiram.  Jika ingin refresing, suamiku bergabung denganku membenahi lagi tanaman-tanaman itu.  Sempat kami membeli beberapa bonsai, aglaonema dan pot-pot baru beserta media tanamnya.  Kini, mereka sudah kembali tumbuh sehat.</p>
<p style="text-align: justify;">
Jika ada waktu luang, suamiku mengajakku jalan-jalan, sekedar makan atau minum di luar.  Tapi sebenarnya, yang utama bukan jalan-jalannya waktu itu.. aku sengaja meminta suamiku berkeliling agar aku tahu tempat-tempat penting di Ungaran/Semarang Kota.  Dan tempat-tempat penting itu adalah… pertama, pasar  ( so pasti karena aku suka masak <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ), kedua adalah dokter, puskesmas, rumah sakit ( penting untuk semua  orang ), ketiga adalah tempat jajanan enak, supermarket dan mal … <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sobat-sobat….  Mampir ke Ungaran yaaa …</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/kesibukan-awal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berpisah</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/berpisah.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/berpisah.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Sep 2011 14:34:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[easy story]]></category>
		<category><![CDATA[arisan]]></category>
		<category><![CDATA[Berpisah]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=1124</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu hal yang terbayang dalam pikiranku saat menikah dan dipastikan mengikuti suami ke Semarang adalah perpisahan dengan teman-teman. Teman-temanku pastilah ibu-ibu juga..    selain tetangga rumah adalah juga teman-teman yang selama ini sering melakukan kegiatan bersama.  Dengan mereka aku sangat dekat.  Kami mungkin sudah seperti saudara.  Persahabatan ini dimulai saat anak-anak kami bersekolah di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/09/ma-teman1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1126" title="ma teman" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/09/ma-teman1.jpg" alt="" width="720" height="520" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu hal yang terbayang dalam pikiranku saat menikah dan dipastikan mengikuti suami ke Semarang adalah perpisahan dengan teman-teman. Teman-temanku pastilah ibu-ibu juga..  <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   selain tetangga rumah adalah juga teman-teman yang selama ini sering melakukan kegiatan bersama.  Dengan mereka aku sangat dekat.  Kami mungkin sudah seperti saudara.  Persahabatan ini dimulai saat anak-anak kami bersekolah di satu TK yang sama.  Bisa terbayang kan… kami adalah sesama ibu-ibu pengantar anak…hehe.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya setiap dari kami memiliki kesibukan masing-masing.  Aku sendiri waktu itu lebih sering ada di Jakarta/BSD.  Temanku yang lain ada yang bekerja, punya usaha, atau sibuk urusan darma wanita di kantor suaminya.  Namun demikian, kami sering meluangkan waktu bersama untuk sekedar makan atau hanya berkumpul di rumah salah satu teman, dan mungkin sudah bisa ditebak kalau salah satu kegiatan kami lainnya adalah arisan <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  &#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau dihitung, persahabatan kami sudah berjalan sekitar 6 tahun.  Setelah anak-anak lulus TK, kami tak lantas putus hubungan.  Arisan jalan terus.  Dan satu setengah tahun terakhir, kami mengagendakan waktu untuk rutin berolah raga.  Dalam seminggu, minimal 2 kali kami bertemu untuk jogging, sebagian dari kami termasuk aku, ikut senam/aerobic.  Jika <em>21</em> sedang memutar film anak-anak, kami juga berkumpul mengajak anak-anak nonton.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak ada gengsi diantara kami.  Jika misalnya kami merencanakan makan diluar sambil arisan, dan salah satu diantara kami lagi bokek.. ( aku biasanya.. <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   ) maka salah satu dari temanku akan jadi volunteer untuk mentraktir…hiihihi…</p>
<p style="text-align: justify;">Niatan kami bukan untuk senang-senang.. hanya sekedar refresing ( beda ga seeh…  ? <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ).  Rasanya tidak berlebihan untuk sesekali dalam sebulan memanjakan diri sendiri di sela-sela waktu kami mengurus rumah dan anak-anak.  Tentu saja, setiap akan ‘berkegiatan’ harus ada izin terlebih dahulu dari suami masing-masing (kecuali aku waktu itu).  Kami juga selalu saling bantu dalam segala hal…misalnya nih.. waktu aku jualan sprei..merekalah pembeli pertamaku sekaligus mempromosikan sprei produksiku …hahah..     Selain itu, karena salah satu teman bersuamikan dokter, maka kami sering mendapat periksa dan obat gratis.  Salah satu dari kami juga punya optic…so..urusan beli kacamata atau mo gonta-ganti kacamata jadi urusan mudah karena bisa bayar kapan saja…  hihihihi…</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka semua datang saat acara pernikahanku bulan Mei lalu, …. .  Suamiku hanya geleng-geleng kepala melihat kami.. bagaimana tidak.. kami sepert teletubies yang terus berpelukan..  dan saling bergantian mengambil foto…. heheh.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Dan kini, aku berpisah dengan mereka&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi pasti, aku tetap menjalin kontak dengan mereka hingga kini, via telp atau fb.</p>
<p style="text-align: justify;">Persahabatan memang indah..  dan keindahan itu bisa terbangun karena kami saling tulus…kami saling mengingatkan dengan cara yang indah…</p>
<p style="text-align: justify;">Dan di sini..aku berharap akan kembali menemukan persabatan indah itu..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/berpisah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di Semarang</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/di-semarang.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/di-semarang.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Sep 2011 14:25:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[our happiness]]></category>
		<category><![CDATA[takdir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=1116</guid>
		<description><![CDATA[Hidup dan kehidupan.. tak pernah ada yang tau apa yang akan terjadi pada kita esok hari… satu hal yang ku yakini adalah bahwa jodoh, rezeki , dan umur atas kita sudah ditentukan jauh sebelum kita dilahirkan.  Tidak mudah juga memaknai ini.. dengan segala keterbatasan yang ada pada diri kita manusia..termasuk aku… aku hanya akan berhusnudzon [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/09/rose.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1117" title="rose" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/09/rose-247x300.jpg" alt="" width="247" height="300" /></a>Hidup dan kehidupan.. tak pernah ada yang tau apa yang akan terjadi pada kita esok hari… satu hal yang ku yakini adalah bahwa jodoh, rezeki , dan umur atas kita sudah ditentukan jauh sebelum kita dilahirkan.  Tidak mudah juga memaknai ini.. dengan segala keterbatasan yang ada pada diri kita manusia..termasuk aku… aku hanya akan berhusnudzon padaNya.  Segala kebahagian dan mungkin kesusahan yang kita rasakan adalah satu paket..dariNya semua itu diberi.. kepadaNya pula ku kembalikan.  Ibarat menyusuri jalan, aku hanya berusaha melakukan yang terbaik…jika ku temui kerikil, itu adalah ujian.. jika kutemui keindahan..itu juga ujian agar aku senantiasa  merendahkan hatiku&#8230;.   apa yang akan aku dapat, tergantung dari apa yang aku perbuat&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
Aku tinggal di semarang sekarang.  Menikah 5 bulan lalu dengan suamiku yang berdomisili di sini.  Dengan segala cerita yang menyertainya dulu, kini dan nanti…kami berharap kebersamaan kami adalah hal terindah bagi semua.  Ada hal yang tentu tidak sesuai dengan apa yang kami ingin..tapi tentu saja kami sadar bahwa apa yang kami inginkan tidak akan dapat kami capai dalam waktu bersamaan…   kami harus terus bersabar untuk itu…</p>
<p style="text-align: justify;">
But  yang pasti… itu semua tidak mengurangi kebahagiaan kami…  kami berusaha menjadi yang terbaik dalam porsi kami masing-masing..  Suamiku adalah imamku…  aku mendampingi, mensupport, dan mendoakannya melakukan tanggung jawabnya mencari nafkah yang tentu tidak ringan…</p>
<p style="text-align: justify;">
kami berdua tidak sempurna, kami akan saling mengingatkan dengan cara terindah&#8230;  dan semoga kebersamaan ini menjadikan kami lebih baik dari kemarin..   amin..</p>
<h4 style="text-align: justify;"></h4>
<h4 style="text-align: justify;">
And  Hey sahabat …apa kabar…  ?  I miss all of you&#8230;. I miss for the beauty of Blogging…  <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </h4>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/di-semarang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Simplest Words</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/the-simplest-words.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/the-simplest-words.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 May 2011 14:44:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>firman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[our poems]]></category>
		<category><![CDATA[emotions]]></category>
		<category><![CDATA[heart]]></category>
		<category><![CDATA[love]]></category>
		<category><![CDATA[poem]]></category>
		<category><![CDATA[powerful words]]></category>
		<category><![CDATA[river]]></category>
		<category><![CDATA[Romance]]></category>
		<category><![CDATA[silent grace]]></category>
		<category><![CDATA[Simply words]]></category>
		<category><![CDATA[Spilling]]></category>
		<category><![CDATA[thing]]></category>
		<category><![CDATA[truth]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.oopshey.com/?p=654</guid>
		<description><![CDATA[The words that are simplest And easiest to understand Are the most powerful: I love you, I trust you I want to be with you always, You&#8217;re the best thing that ever happened to me. My heart flows like a river, Spilling its emotions into a sea In which the truth moves unseen, Swimming with [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2010/01/love-trust.jpg"><img class="size-medium wp-image-937" title="love-trust" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2010/01/love-trust-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></h3>
<h3 style="text-align: center;">The words that are simplest<br />
And easiest to understand<br />
Are the most powerful:<br />
I love you, I trust you</h3>
<h3 style="text-align: center;">I want to be with you always,<br />
You&#8217;re the best thing that ever happened to me.<br />
My heart flows like a river,<br />
Spilling its emotions into a sea<br />
In which the truth moves unseen,<br />
Swimming with silent grace,<br />
Too monstrous for light or land.</h3>
<h3 style="text-align: center;">The truth feeds on words,<br />
The most powerful words,<br />
The words that are simplest<br />
And easiest to        understand.</h3>
<h3 style="text-align: center;">I love you, I trust you</h3>
<h3 style="text-align: center;">Do you ?</h3>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/the-simplest-words.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>You and Me (update)</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/you-and-me.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/you-and-me.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 May 2011 11:04:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>firman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[our poems]]></category>
		<category><![CDATA[acting]]></category>
		<category><![CDATA[cigarette]]></category>
		<category><![CDATA[Disappointed]]></category>
		<category><![CDATA[Everyone]]></category>
		<category><![CDATA[last cigarette]]></category>
		<category><![CDATA[Nothing]]></category>
		<category><![CDATA[voice]]></category>
		<category><![CDATA[voice in my head]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.oopshey.com/?p=761</guid>
		<description><![CDATA[Can&#8217;t even remember when I took my last cigarette So I&#8217;ll smoke another one Everyone is trying to tell me something But I don&#8217;t hear them My head is with you Far,&#8230;.  far away. Have I been too hard on you? I can&#8217;t remember Are you mad at me? I can&#8217;t say All I want [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2010/08/sofaraway.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-951" title="sofaraway" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2010/08/sofaraway-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Can&#8217;t even remember when I took my last cigarette<br />
So I&#8217;ll smoke another one<br />
Everyone is trying to tell me something<br />
But I don&#8217;t hear them<br />
My head is with you<br />
Far,&#8230;.  far away.</p>
<p style="text-align: center;">Have I been too hard on you?<br />
I can&#8217;t remember<br />
Are you mad at me?<br />
I can&#8217;t say<br />
All I want is you to call me<br />
To let me know you&#8217;re doing okay.</p>
<p style="text-align: center;">I hear your voice in my head, over and over again<br />
Disappointed, and a little surprised<br />
Can you really blame me?<br />
Then why am I feeling guilty?</p>
<p style="text-align: center;">You act like you can&#8217;t trust me<br />
Although you know you can<br />
Am I really your friend?<br />
Or do you see me just like some man?<br />
I know how I see you<br />
Like someone who means so much to me.</p>
<p style="text-align: center;">I hear your voice in my head, over and over again<br />
Disappointed, and a little surprised<br />
Can you really blame me?<br />
Then why am I feeling guilty?</p>
<p style="text-align: center;">I wish I knew how to reach your mind<br />
I wish I knew how to tell you I&#8217;m sorry<br />
You are my whole world<br />
Nothing compares to you<br />
If I could, I would leave you<br />
on a place where we are the only two to exist</p>
<p style="text-align: center;">I hear your voice in my head<br />
Disappointed, and a little surprised<br />
I&#8217;ve been sick about your acting<br />
Let me know how you really are</p>
<p style="text-align: center;">And still you&#8217;re everything to me</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/you-and-me.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>This Filling Inside (update)</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/this-filling-inside.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/this-filling-inside.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 May 2011 04:49:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>firman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[our poems]]></category>
		<category><![CDATA[poems]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[I can sit and think about you all day, about how you make my heart beat fast in your own little way And how I feel that you’re too good to be true and that there is nothing I would change about you From head to toe, you’re perfection, and in life you’re heading in [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/05/firmanthinkgrey.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1052" title="firman#thinkgrey" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/05/firmanthinkgrey-300x206.jpg" alt="" width="300" height="206" /></a>I can sit and think about you all day, about how<br />
you make my heart beat fast in your own little way</p>
<p>And how I feel that you’re too good to be true and<br />
that there is nothing I would change about you</p>
<p>From head to toe, you’re perfection, and in life<br />
you’re heading in the right direction</p>
<p>You’re as gorgeous as can be, why is it that<br />
before, all this I couldn’t see?</p>
<p>The way you dress, the way you talk, the way you<br />
smile, puts butterflies in my stomach for quite<br />
awhile</p>
<p>If I were your one and only and you were mine,<br />
baby, life would be so divine</p>
<p>We shouldn’t let this opportunity pass us by,<br />
because I would hate to have to say good-bye</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/this-filling-inside.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Percakapan dengan Anak-anak</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/percakapan-dengan-anak-anak.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/percakapan-dengan-anak-anak.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Feb 2011 06:12:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[easy story]]></category>
		<category><![CDATA[belok kanan-kiri]]></category>
		<category><![CDATA[sudwikatmono]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=914</guid>
		<description><![CDATA[Dengan Onit Di suatu sore beberapa waktu yang lalu, aku dan onit duduk santai di depan televisi, menonton ‘seputar indonesia RCTI’.  Waktu itu, hampir semua stasiun televisi menayangkan berita tentang wafatnya pengusaha sukses Sudwikatmono.  Onit tidak berniat memindahkan chanel televisi walaupun sebagian besar berita yang ia lihat mungkin tidak ia mengerti. Lalu Onit bertanya…. Onit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Dengan Onit</em></p>
<p><em><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/02/anak.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-917" title="anak" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/02/anak-250x300.jpg" alt="" width="250" height="300" /></a><br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;">Di suatu sore beberapa waktu yang lalu, aku dan onit duduk santai di depan televisi, menonton ‘seputar indonesia RCTI’.  Waktu itu, hampir semua stasiun televisi menayangkan berita tentang wafatnya pengusaha sukses Sudwikatmono.  Onit tidak berniat memindahkan chanel televisi walaupun sebagian besar berita yang ia lihat mungkin tidak ia mengerti.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lalu Onit bertanya….</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Onit : Bun… Sudwikatmono itu siapa….</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Aku : pengusaha terkenal…</em> ( ku jawab sambil lalu karena aku duduk di depan tv sambil  membuka-buka Koran hari itu )</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Onit : kok Cuma pengusaha aja meninggalnya dibilang-bilang di tivi…<br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Aku : iya… pengusaha terkenal banget soalnya.. sukses… masih sodaraan sama presiden Indonesia yang dulu.. soeharto… </em>( jawabku santai..)</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Onit : mmm…   ( onit terdiam… )</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kemudian gambar di tivi memperlihatkan banyak orang yang datang melayat ke rumah alm Sudwikatmono.  Tampak di halaman rumah alm berjejer karangan bunga duka cita.. lalu terlihat pula bagian dalam rumahnya yang tampak sangat luas.  Onit pun bertanya lagi…</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>‘Bun…  kalo sukses itu artinya punya uang banyak ya.. punya rumah yang besar ya… ?’</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Koran yang sedari tadi aku baca ku letakkan  di pangkuan…pandangan aku alihkan ke tivi..sambil agak berpikir untuk menjawab pertanyaan onit…</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Meski aku bukan kaum anti kemapanan, tapi tentu saja aku yakin bahwa uang atau kekayaan bukan satu-satunya parameter bagi seseorang dikatakan sukses.  Mungkin arti dan batasan sukses bagi setiap manusiapun berbeda…</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lalu bagaimana menjelaskan definisi sukses menurutku kepada Onit dengan bahasa yang ia mengerti…</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Aku : ya engga Ka… orang sukses bukan cuma karena ia punya uang banyak.. banyak orang yang uangnya ngga banyak, tapi dia ngerasa bahagia… atau dia punya anak yang soleh-soleh.. ya bisa disebut sukses juga….</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Onit : hmmm…..  ( ia terdiam )</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Entahlah dia paham atau engga dengan jawabanku.. yang jelas akupun ikut terdiam.. rasanya kok sulit menjawab pertanyaan itu …..tapi ya..itulah yang keluar dari mulutku..</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dan setelah itu… pikiranku melayang …  aku jadi berandai-andai….</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">……‘hmmm&#8230;.     seandainya aku punya uang sebanyak sudwikatmono…   <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ‘</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;">#############*******************************#########################</p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p><em>Dengan Rafi</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p>Dalam perjalanan ke sebuah tempat, ke manapun, biasa kita melihat banyak tanda rambu lalu lintas di jalan&#8230;.</p>
<p><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/02/kanan.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-915" title="kanan" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/02/kanan.jpeg" alt="" width="124" height="124" /></a></p>
<p><em>Rafi : bunda… itu berarti tanda belok ke kanan ya…</em></p>
<p><em>Aku : iya…</em></p>
<p><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/02/kiri.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-916" title="kiri" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/02/kiri.jpeg" alt="" width="200" height="200" /></a></p>
<p><em>Rafi : Kalo itu berarti tanda belok ke kiri ya Nda…</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Aku : iya…</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Lalu beberapa saat kemudian, Rafi bertanya lagi…</p>
<p>‘<em>Bunda… kalo tanda buat jalan yang lurus, trus gambarnya gimana ya..? ‘  &#8230; </em>( sambil ia mengangkat kedua tangannya.. tangan kanan seolah menjadi tanda panah lurus dan lalu menabrak tangan kiri sebagai papan &#8230; )</p>
<p><em>Aku :  #$%#^@… tersenyum…..</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/percakapan-dengan-anak-anak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di Tempat Senam</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/di-tempat-senam.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/di-tempat-senam.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 08:45:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[life improvement]]></category>
		<category><![CDATA[inner beauty]]></category>
		<category><![CDATA[langsing]]></category>
		<category><![CDATA[senam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=903</guid>
		<description><![CDATA[Ada banyak tujuan orang ketika ia mengikuti senam atau aerobic di sebuah sanggar senam.  Sebagian besar adalah ingin badannya langsing.  Hmm..  sangat wajar.. perempuan dengan segala kodrat yang ada didalamnya akan selalu ingin tampil menarik.  Dan menjadi langsing dianggap sebagai salah satu cara agar terlihat cantik. Beberapa bulan belakangan ini, aku memang mengikuti senam di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ada banyak tujuan orang ketika ia mengikuti senam atau aerobic di sebuah sanggar senam.  Sebagian besar adalah ingin badannya langsing.  Hmm..  sangat wajar.. perempuan dengan segala kodrat yang ada didalamnya akan selalu ingin tampil menarik.  Dan menjadi langsing dianggap sebagai salah satu cara agar terlihat cantik.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/01/Photo0297.jpg"></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/01/Photo02971.jpg"><img class="size-medium wp-image-912 aligncenter" title="Photo0297" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2011/01/Photo02971-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa bulan belakangan ini, aku memang mengikuti senam di sebuah sanggar.  Jujur, alasan utama mengikutinya waktu itu adalah karena berat badan yang terus naik.  Walau tidak naik kelewatan, tapi karena badannku juga tidak terlalu tinggi..maka pertambahan berat yang sedikit saja terasa sekali. Alasan kedua adalah karena saat itu aku sering merasa pusing.  Kalau sudah begini, biasanya ada tiga kemungkinan yang membuat kepala ini sering berputar-putar… pertama, aku kurang olah raga; kedua, justru terlalu banyak olah raga alias banyak kegiatan fisik; ketiga .. terlalu banyak pikiran <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .  Okelah… entah dengan alasan yang mana, yang jelas aku merasa harus melakukan olah raga rutin..minimal seminggu dua kali.  Dan pilihanku adalah senam.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya, olah raga rutin itu tidak harus dengan mengikuti senam di sebuah sanggar. Kesadaranku untuk harus berolah raga rutin juga bukan baru sekarang ini.  Sejak dulu aku kadang jogging, misal di minggu pagi. Atau aku putar cd-cd aerobic dan bersenam ria sendirian di depan TV .. .  namun, kegiatan ini jarang berjalan sesuai jadual <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  &#8230;  kadang karena rasa malas, atau ribet dengan urusan rumah… dll… amburadul lah jadinya.  Nah ..kondisinya berbeda ketika aku putuskan berolah raga di sebuah sanggar.  Jadual yang teratur, baik hari dan jamnya; instruktur yang mumpuni; tempat khusus senam; teman satu sanggar, dll.. menjadikan susananya berbeda.  Berangkat pada setiap hari senin dan rabu, jam sebelas …seperti jadual sekolah saja rasanya..  maksudku.. itu jadi semacam keharusan.. jika tidak berangkat, disetrap guru..</p>
<p style="text-align: justify;">Menjadi sehat adalah tujuan utamaku..dan jika dengan senam itu aku jadi langsing.. itu adalah bonus .</p>
<p style="text-align: justify;">Di luar itu ternyata ada juga yang mengikuti senam hanya sekedar refresing, asal keluar keringat &#8230;.  Biasanya mereka dengan tujuan ini tidak terlalu mengikuti gerakan senam yang diberikan instruktur.  Rambut tetap tergerai rapih dan cenderung sayang jika harus jadi berantakan oleh gerakan senam.  atau ada pula yang tidak mengikutinya hingga selesai… dan lalu berkumpul di pojok ruangan… ngerumpi&#8230;  Oya, ada juga yang ikut senam karena ingin cepat dapat anak lagi…  konon katanya, senam dapat membuat perempuan jadi subur…</p>
<p style="text-align: justify;">Dan tahukah sodara-sodara…  sebagian yang lain ada yang langsung memesan makanan berat alias nasi komplit sesaat setelah senam usai. Xixixii…  dan anehnya sebagian besar adalah justru mereka yang berbadan tambun.</p>
<p style="text-align: justify;">Oke..sekarang soal pakaian senam.</p>
<p>Pakaian yang digunakan berbeda-beda.  Sebagian besar menggunakan pakaian senam dengan model bagian atas yang hanya menutupi bagian dada saja -semacam bra untuk olah raga- dan model bawahan celana sangat pendek….  ada juga yang menggunakan baju senam dengan model seperti baju untuk tennis, celana pendek, ditutup rok, atau baju senam biasa, berupa celana pendek atau selutut plus atasan kaos sepinggul.  Satu-dua orang diantara teman sanggar ada yang tetap menggunakan kaos dan celana panjang plus jilbabnya.  Hebat ya ?</p>
<p style="text-align: justify;">Oya, sebagian besar peserta senam yang bareng denganku usianya sekitar 30-40.  Beberapa ada yang berusia 50an, bahkan telah bercucu…  hebat deh.. mereka tetap semangat, semua beralasan senam untuk sehat…  lalu ada pula anak2 remaja, SMA.. tujuan mereka sama.. memperbaiki bentuk tubuh ! !…  karena terlalu gemuk dan terlalu kurus…</p>
<p style="text-align: justify;">Hmm..  Tentu tidak semua perempuan beranggapan bahwa langsing adalah cara untuk tampak cantik.  Buktinya beberapa teman yang ada disekelilingku tetap mempertahankan ukuran tubuhnya yang tambun.  Maksudku.. mereka sama sekali tidak risih dengan badan tambunnya.. sama sekali tidak harus merasa bekerja keras untuk menjadikan badannya langsing.  Baginya.. keinginan untuk langsing malah membuatnya lelah..apalagi suamipun tidak protes.. so.. tak perlu lah pusing-pusing menjalani diet, olah raga, atau lainnya hanya untuk melangsingkan tubuh. Toh.. mereka tetap cantik.  Ya.. aku tentulah setuju.. cantik tidak hanya dilihat dari fisik.  Semua tentu setuju jika <strong>inner beauty</strong> jauh lebih penting dari sekedar urusan langsing….</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/di-tempat-senam.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

