<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>our love notes &#187; science</title>
	<atom:link href="http://ourlovenotes.com/category/science/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ourlovenotes.com</link>
	<description>The journey of our life</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Dec 2011 01:15:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
<image>
<link>http://ourlovenotes.com</link>
<url>http://ourlovenotes.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-54.ico</url>
<title>our love notes</title>
</image>
		<item>
		<title>Kuncup Berseri Dalam Perjalanan</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/kuncup-berseri-dalam-perjalanan.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/kuncup-berseri-dalam-perjalanan.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 15:00:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[easy story]]></category>
		<category><![CDATA[our works]]></category>
		<category><![CDATA[science]]></category>
		<category><![CDATA[kuncup berseri]]></category>
		<category><![CDATA[NH Dini]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan kereta api]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=661</guid>
		<description><![CDATA[Empat tahun belakangan ini aku lebih sering melakukan perjalanan dengan transportasi umum dibanding dulu. Perjalanan, apalagi dengan kereta api, memberikan sebuah kenikmatan tersendiri bagiku. Bila saat dalam perjalanan kereta, aku kebetulan mendapatkan kursi di dekat jendela, maka rumah-rumah, aktifitas manusia, antrian kendaraan di pintu perlintasan kereta, gubuk-gubuk, sungai, sawah, lapangan rumput dengan kerbau atau sapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2010/02/IMAGE_00493.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-662" title="IMAGE_00493" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2010/02/IMAGE_00493-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Empat tahun belakangan ini aku lebih sering melakukan perjalanan dengan transportasi umum dibanding dulu.   Perjalanan, apalagi dengan kereta api, memberikan sebuah kenikmatan tersendiri bagiku.   Bila saat dalam perjalanan kereta, aku kebetulan mendapatkan kursi di dekat jendela, maka rumah-rumah, aktifitas manusia, antrian kendaraan di pintu perlintasan kereta, gubuk-gubuk, sungai, sawah, lapangan rumput dengan kerbau atau sapi di atasnya atau itik-itik di atas sawah tak berpadi , menjadi pemandangan natural yang sangat indah menyegarkan mata.  Kadang sejauh mata memandang hanyalah ada sawah yang menghijau atau menguning, kadang pula ada kendaraan yang seperti berkejaran dengan kereta yang membawaku.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemandangan ini mungkin juga bisa dinikmati ketika berada di dalam bis… tapi tetap saja, kereta api menurutku lebih nyaman terutama karena 4 hal.  Pertama, jalan yang dilalui kereta tentulah tidak berbelok-belok hingga tak menyebabkan kepala ini pusing.  Kedua, tidak ada bau bis dan bensin yang sering membuat perut ini mual.  Ketiga, walau menu kereta api seperti nasi goreng, nasi rames, beefsteak, pisang goreng, kentang goreng, berbagai minuman dan es tak terlalu enak di lidah, tapi setidaknya aku dapat mengganjal perut ini jika lapar, kapan saja.  Keempat, karena tidak ada rasa mual dan pusing itu, maka di atas kereta api, aku bisa melakukan aktifitas baca atau malah membuka lappie karena ada colokan listrik di sana.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>(Karena aku takut ketinggian, maka perjalanan dengan pesawat menjadi sesuatu yang paling sangat membosankan… aku pernah ( hanya )  sekali mencobanya…   <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  )</em></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2010/02/IMAGE_00502.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-663" title="IMAGE_00502" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2010/02/IMAGE_00502-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a>Seperti perjalanan kereta yang kulakukan beberapa minggu lalu, aku menikmatinya dengan sangat nikmat.  Di atas kereta pula, separuh buku <strong><em>Kuncup Berseri</em></strong> selesai aku baca.  Buku Kuncup Berseri karya NH Dini yang aku terima dari guskar.com Bulan Desember lalu memang baru aku selesaikan kemarin itu.  Pekerjaan di BSD ( dan aktifitas ngeblog ) selama 4 bulan ini cukup menghabiskan waktuku.  Jika hobiku adalah membaca, mungkin seharusnya aku tak mengabaikan beberapa  buku yang kini menumpuk di atas meja kerjaku, di sebelah lappiku.  Tapi waktu dan otakku terbatas, memang terbatas.  Jikapun menyisihkan waktu untuk santai, maka lebih sering diisi dengan mendengarkan music atau nonton opera van java dan acara-acara lucu lainnya….. <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</p>
<p style="text-align: center;">*****************************************</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kuncup Berseri adalah cerita kenangan sang penulis saat masa remajanya, tepatnya masa SMA di SMA Sastra 3A3 Semarang.  Bakatnya sebagai seorang seniman ternyata memang sudah tampak sejak ia remaja bahkan sejak SMP.  Ia telah mulai menulis sejak kelas 2 SMP.  Tulisannya waktu itu sering dimuat di majalah <em>kisah</em>.  Tahun 1956, kumpulan cerita pendeknya ‘Dua Dunia’ diterbitkan ketika beliau masih SMA.</p>
<p style="text-align: justify;">Di masa SMA, kepiawaiannya dalam berkesenian terus tumbuh.  Bersama kakak laki-lakinya, Teguh Asmar dan beberapa kawan,  beliau membentuk semacam sanggar atau kelompok sandiwara yang diberi nama &#8230;.Kuncup Seri.. ( <em>rupanya judul novel ini diambil dari nama grup sandiwara itu</em>).    Beliau bersama grup sandiwara yang dipimpinnya rutin mengisi acara sandiwara di sebuah radio, tentu juga mengikuti beberapa perlombaan atau pentas yang diadakan waktu itu.  Namanya sebagai seniman semakin  cukup dikenal , apalagi ketika ia di beberapa kesempatan sempat bertemu dan berkenalan dengan beberapa seniman Indonesia lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di lain bagian, NH Dini juga menceritakan bagaimana suasana kehidupan khas remaja pada zamannya, bagaimana beliau mulai memiliki ketertarikan pada lawan jenis dan cerita berkaitan dengan itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutku, beliau  adalah anak perempuan yang ada di ‘luar kotak’.  Apalagi pada zaman itu, dunianya, dunia menulis,  lebih didominasi kaum lelaki.  Ia juga perempuan yang outspoken, jujur  bersikap dan berpendapat sesuai dengan apa yang ada di pikirannya walau mungkin itu berbeda dengan orang lain.  Pernah suatu kali beliau mengembalikan hadiah yang diterima dari sebuah lomba sandiwara ke RRI.  Di mata beliau, hadiah berupa patung kayu itu dianggapnya sebagai patung yang dibuat tanpa ‘<em>cita rasa seni’ </em>sehingga tidak layak pula diberikan sebagai penghargaan atas sebuah karya seni yang telah diciptakannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia punya sikap.</p>
<p style="text-align: justify;">NH Dini juga mengungkapkan bagaimana sikapnya terhadap sesuatu hal yang tidak mengena di hatinya, baik itu mengenai kawan-kawan atau saudaranya.  Ia akan memilih diam dan tak ingin lagi ‘kenal’ dengan seseorang yang dianggapnya tidak pas dihatinya apalagi pernah menyakitinya.  Jika suatu kali ia merasa tersinggung atas perlakuan seseorang maka ia akan lebih memilih diam atau bahkan menganggap orang itu tak ada lagi di dunia ini.</p>
<p style="text-align: center;">****************************************</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tulisan ini bukan review atas novel/buku karena memang aku bukan ahli penulis review (kecuali masa SMA itu  <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ).   Jika aku membaca buku maka aku akan berusaha mencari ‘point’ penting dari apa yang aku baca…… (meskipun bisa jadi point itu beberapa saat kemudian menguap dari pikirannku).   Dan dari Kuncup Berseri, aku menemukan hal bahwa aku harus lebih focus atas sesuatu yang harus kukerjakan atau aku senangi.  Rasanya, NH Dini tidak akan dikenal sebagai penulis besar yang dimiliki negeri ini jika ia tidak focus mengembangkan dan terus membuat karya akan kecintaannya pada seni, terutama seni sastra  sejak ia SMP hingga kini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/kuncup-berseri-dalam-perjalanan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>54</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yang Belum Dapat Diungkap oleh Nalar dan Metode Ilmiah (2)</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/yang-belum-dapat-diungkap-oleh-nalar-dan-metode-ilmiah-2.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/yang-belum-dapat-diungkap-oleh-nalar-dan-metode-ilmiah-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 14:16:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[science]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[nalar]]></category>
		<category><![CDATA[perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[sugesti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=387</guid>
		<description><![CDATA[Haloo semuanya&#8230; Pa Kabar&#8230; Maaf Lahir Batin yaaa&#8230;. Baru sekarang bisa update lagi&#8230; postingan ini adalah bagian kedua dari bahasan tentang 10 hal yang belum dapat diungkap oleh nalar dan metode ilmiah, yang saya ambil dari Kompas beberapa bulan lalu. Meskipun mungkin bagi banyak orang bahasan ini tidak penting atau tidak menarik, tapi saya pribadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Haloo semuanya&#8230; Pa Kabar&#8230; Maaf Lahir Batin yaaa&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Baru sekarang bisa update lagi&#8230; postingan ini adalah <a href="http://ourlovenotes.com/yang-belum-dapat-diungkap-oleh-nalar-dan-metode-ilmiah.html">bagian kedua dari bahasan tentang 10 hal</a> yang belum dapat diungkap oleh nalar dan metode ilmiah, yang saya ambil dari <em>Kompas</em> beberapa bulan lalu. Meskipun mungkin bagi banyak orang bahasan ini tidak penting atau tidak menarik, tapi saya pribadi cukup tertarik dengan ini.  Tidak hanya untuk sekedar ingin tahu tetapi saya memang percaya bahwa banyak kejadian dalam kehidupan kita di dunia ini yang memang sulit dijelaskan dengan nalar manusia.  Ke tujuh (dari sepuluh) hal tersebut adalah :</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>4. </strong></em><strong><em>Kaitan pikiran dan tubuh</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ilmu medis adalah langkah awal memahami cara pikiran manusia mempengaruhi tubuhnya.  Contohnya efek placebo atau sampel obat pembanding tak berkhasiat, yang menunjukkan bahwa manusia merasa ringan dari gejala medis atau penderitaan sakitnya karena mempercayai <span id="more-387"></span>efektifnya perawatan yang dijalaninya walaupun sesungguhnya tidak demikian.  Menggunakan proses-proses yang belum banyak dimengerti ini, kemampuan tubuh untuk menyembuhkan diri sendiri adalah jauh lebih mengagumkan daripada kedokteran modern yang dapat dicapai saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Mungkin itu sebabnya kita harus focus pada pikiran ‘ saya sehat ‘ jika kita ingin sehat atau mungkin ini yang dimaksud ‘sembuh karena sugesti’ ..</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>5.  pengalaman mendekati ajal</em></strong><br />
Orang-orang yang pernah mengalami mendekati ajal atau mati suri menceritakan berbagai pengalaman mistis (seperti berjalan di terowongan dan munculnya cahaya, bergabung dengan orang2 yang dikasihi dan munculnya perasaan damai.  Tidak ada satupun yang dapat membuktikan atau mampu memverifikasi informasi dari sekitar kematian itu.  Kalangan skeptic berpendapat bahwa pengalaman itu tidak dapat dijelaskan sebagai halusinasi dari otak yang traumatic, karena tidak ada cara untuk mengetahui secara pasti bahwa penyebab pengalaman mendekati ajal itu atau bukti bahwa mereka benar-benar melihat dunia lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Kakek dan beberapa saudara saya pernah mengalami mati suri.  Setelah di cek oleh dokter dan dinyatakan meninggal..mereka bangun kembali setelah beberapa saat ( hitungan menit-satu jam).  Ada yang menyatakan bahwa selama mati suri itu, mereka bertemu dan berkumpul dengan keluarga yang telah meninggal, ada pula yang seperti berada dalam ruangan yang dipenuhi makanan, namun makanan dan sayuran yang tersedia ukurannya sangat besar.. hmm.. cukup aneh ya..</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>6.  Hantu</strong></em><br />
Cerita tentang jiwa manusia yang telah tiada sudah ada dalam budaya kuno dan cerita rakyat di mancanegara, seperti karya shakespare, MacBeth, dari Inggris.  Banyak orang yang mengungkapkan melihat bayangan-bayangan aneh.  Selain saksi mata penampakan itu juga ditunjukkan pada hasil fotografi , bahkan lewat komunikasi dengan hantu.  Meski begitu, bukti pasti keberadaan hantu-hantu masih elusive.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>hmm&#8230;ada yang pernah lihat hantu ?? iii..serem ah..</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>7.  UFO</em></strong><br />
Tidak ada keraguan tentang keberadaan UFO (Unidentified Flying Object ).  Banyak orang telah melihatnya di angkasa tetapi tidak dapat mereka identifikasi.  Menurut mereka bentuknya menyerupai pesawat terbang hingga meteor.  Objek atau sinar itu merupakan kendaraan ruang angkasa alien adalah unsure yang benar-benar berbeda.  Beberapa insiden UFO akan selalu tetap tidak dapat dijelaskan, yang berasal dari daerah yang sangat jauh di alam semesta.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>8.  Kaki besar</strong></em><br />
Selama beberapa decade, big foot atau kaki besar, makhluk buas menyerupai manusia yang bertubuh besar dan berbulu, beberapa kali dilaporkan tampak oleh banyak saksi mata di Amerika.  Namun tak satupun tubuh makhluk itu ditemukan.  Tak satupun terbunuh di tangan pemburu atau mati secara alami dan tidak ada bukti kuat seperti gigi atau tulang.  Karena itu, dari sisi ilmiah juga tidak dapat dibuktikan bahwa makhluk seperti big foot dan monster Loch Ness ada dan kemungkinan binatang yang misterius dan tersembunyi itu jauh dari pengungkapan mata telanjang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>9.  Hilang tak terlacak</em></strong><br />
Kisah hilangnya penerbang Amelia  Earhart dan navigatornya Fred Noonan, menjadi misteri yang tak lekang oleh waktu di dunia penerbangan.  Keduanya bersama pesawat Electra hilang di dekat pulau Howland pada 2 Juli 1937.  Mereka sebelumnya mampir di Bandung untuk memperbaiki pesawat.  Mereka hilang tanpa jejak.  Beberapa kasus serupa terjadi pada kapal dan pesawat yang melintasi Segitiga Bermuda.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>10.  Dengungan Taos</em></strong><br />
Beberapa penduduk di kota kecil Taos, New Mexico, telah bertahun-tahun terusik oleh dengungan berfrekuensi rendah yang misterius di udara gurun pasir.  Hanya sekitar 2 persen penduduk Taos yang melaporkan mendengar bunyi suara itu.  Beberapa mempercayai hal itu disebabkan oleh akustik yang tak biasa.  Adapun yang lain mencurigainya sebagai mass hysteria or some secret, sinister purpose.  Meskipun digambarkan sebagai dengungan, desiran secara psikologi, alami atau supernatural belum ada yang mampu mengetahui lokasi asal suara itu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/yang-belum-dapat-diungkap-oleh-nalar-dan-metode-ilmiah-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nikmatnya Jika Bisa Tidur Nyenyak&#8230;</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/nikmatnya-jika-bisa-tidur-nyenyak.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/nikmatnya-jika-bisa-tidur-nyenyak.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 08:09:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[our works]]></category>
		<category><![CDATA[science]]></category>
		<category><![CDATA[insomnia]]></category>
		<category><![CDATA[nyenyak]]></category>
		<category><![CDATA[tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=361</guid>
		<description><![CDATA[Ada kebiasaan yang berubah pada diri saya sejak tiga tahun terakhir ini, yaitu sering tidur larut, salah satunya karena memang susah tidur alias insomnia.  Pernah sih saya mengalami sulit bahkan sama sekali tidak bisa tidur selama seminggu waktu zaman kuliah dulu.  Saya ingat betul, waktu itu sedang minggu tenang menjelang ujian akhir semester 6.  Saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-362" title="toddler-sleeping_300" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/09/toddler-sleeping_300-252x300.jpg" alt="toddler-sleeping_300" width="252" height="300" />Ada kebiasaan yang berubah pada diri saya sejak tiga tahun terakhir ini, yaitu sering tidur larut, salah satunya karena memang susah tidur alias insomnia.  Pernah sih saya mengalami sulit bahkan sama sekali tidak bisa tidur selama seminggu waktu zaman kuliah dulu.  Saya ingat betul, waktu itu sedang minggu tenang menjelang ujian akhir semester 6.  Saya sudah coba beli obat tidur herbal ke apotik tapi ga bisa tidur juga, sampai ada teman yang bilang gini.. ‘ ceu.. kamu kena pelet kali..coba tidurnya di bawah, ga usah pake tempat tidur trus baca Surat Yassin sampai ngantuk..’ dan nasihat itu benar-benar saya lakukan lho.. ! <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   Dan hasilnya.. luar biasa.. ga ngaruh..!!  Bukan baca Yassin nya yang saya pikir ga ngaruh tapi saya sempat juga percaya kalo saya kena pellet..hehhee..  ( sapa juga yang mo melet saya ya.. ??? )</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-361"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Waktu itu akhirnya saya ke dokter, sampai check jantung segala.. dokter bilang..  ‘ada yang sedang dipikirkan ya Mba..?’   saya cuma diam karena rasanya setiap hari banyak yang saya pikirkan…  tapi ya.. mungkin alam bawah sadar saya yang sedang memikirkan satu hal yang tidak saya sadari mempengaruhi proses metabolism tubuh dan pikiran saya.  Akhirnya saya bisa tidur dengan obat dari dokter tersebut dan untung saja tidak membuat ketergantungan.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sejak saat itu, saya selalu berusaha untuk tidak memikirkan sebuah masalah menjadi terlalu berat apalagi membawanya sampai saat waktu tidur.  Apapun masalah yang saya hadapi, saya buat ringan..!! </em>dan tentu saja, saat ngantuk menerpa, walaupun akan menghadapi ujian dan harus belajar.. saya akan langsung tidur… betapa nikmatnya bisa tidur nyenyak…!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Naa sekarang.. tiga tahun terakhir ini, saya jadi terbiasa tidur larut.  Setelah lulus kuliah, menikah dan kerja kantoran,  saya biasa sampai rumah jam 6 sore, abis itu main dengan anak-anak dan jam 10, paling malam jam 10.30 malam, saya sudah tidur.  Tapi sekarang, tiga tahun belakangan ini, sejak ‘ngantor’ dalam aturan jam yang tidak tetap, saya jadi sering tidur larut.  Selain mungkin lebih banyak hal yang saya pikirkan, kebiasaan ini mungkin diawali saat saya bergabung dengan teman-teman Jakarta dan mengerjakan proyek Depag dan Diknas Pusat.  Karena mengejar deadline, hampir setiap hari bekerja sampai jam 3 pagi dan kebiasaan itu terbawa hingga sekarang apalagi sekarang saya ‘mengurus’ beberapa blog..hehhehe.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebiasaan tidur larut dan tidur yang mungkin tidak berkualitas, saya yakin tidak bagus buat kesehatan..tapi gimana ya.. susah mengubahnya.  Dan mungkin teman-teman punya masalah yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Oya, saya baca berita di yahoo.com beberapa waktu lalu tentang “tips for getting good sleep’.  Tips seperti ini sudah pernah saya baca juga (mungkin temen-temen juga ) cuma bagi saya tips ini agak sedikit berbeda.. liat deh.. kurang lebih kalo di translate..artinya begini  :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Good Habits for Good Sleep :</strong><br />
1.    Biasakan diri berolah raga setiap hari, walaupun hanya jogging atau jalan-jalan ringan<br />
2.    No caffeine setelah jam 6 sore<br />
3.    Satu jam sebelum waktu tidur, jangan mengerjakan jenis pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi atau pikiran…  addressing envelopes—okay. Analyzing an article—nope. <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
4.    Atur suhu udara kamar tidur senyaman mungkin<br />
5.    Tidurlah pada kondisi kamar yang gelap tanpa penerangan.  Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sedikit penerangan walaupun hanya berasal dari alarm digital dapat mengganggu siklus tidur.<br />
6.    Pastikan kamar tidur dalam keadaan rapih.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>If sleep won&#8217;t come..try this :</strong><br />
7.    Tarik nafas dalam-dalam, ulangi beberapa kali hingga terasa ngantuk<br />
8.    Jika sedang banyak yang dipikirkan, misal sedang merencanakan perjalanan untuk esok hari atau akan pindah rumah atau cemas akan hasil medical checkup dari dokter, maka tulislah semua rencana atau kecemasan itu di atas kertas.  Katanya si cara ini ampuh untuk membebaskan pikiran kita dari apa yang sedang kita pikirkan.<br />
9.    Olesi tubuh kita dengan body lotion.  Katanya ini akan membuat tubuh kita nyaman, apalagi jika tubuh terasa panas maka body lotion akan membuatnya dingin.<br />
10.    Gunakanlah kaus kaki karena kaki yang dingin akan membuat kita sulit tidur.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan rasanya tips itu sudah saya terapkan..tapi lebih sering ga mempan.. teman-teman gimana ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/nikmatnya-jika-bisa-tidur-nyenyak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pulau Jemur milik Indonesia, bukan Malaysia!</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/pulau-jemur-milik-indonesia-bukan-malaysia.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/pulau-jemur-milik-indonesia-bukan-malaysia.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 05:56:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[life improvement]]></category>
		<category><![CDATA[our works]]></category>
		<category><![CDATA[science]]></category>
		<category><![CDATA[honorable]]></category>
		<category><![CDATA[jemur island]]></category>
		<category><![CDATA[malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[thief]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=346</guid>
		<description><![CDATA[Termotivasi oleh tulisan Alamendah, saya juga ingin serukan bahwa Pulau Jemur adalah milik Indonesia.  Terletak pada koordinat 2.52’.10” LU dan 100.34’ BT, Pulau Jemur termasuk dalam wilayah administratif Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Indonesia. Letaknya sekitar 72,4 km dari Bagan Siapi-api. Heii …Malaysian people.. Jemur Island is Ours.. don’t ever think that Jemur Island is [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_353" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-353" title="Pulau Jemur " src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/09/jemur-pulau-300x237.jpg" alt="Pulau Jemur" width="300" height="237" /><p class="wp-caption-text">Pulau Jemur</p></div>
<p>Termotivasi oleh tulisan <a href="http://alamendah.wordpress.com">Alamendah</a>, saya juga ingin serukan bahwa Pulau Jemur adalah milik Indonesia.  Terletak pada koordinat 2.52’.10” LU dan 100.34’ BT, Pulau Jemur termasuk dalam wilayah administratif Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Indonesia. Letaknya sekitar 72,4 km dari Bagan Siapi-api.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Heii …Malaysian people.. Jemur Island is Ours.. don’t ever think that Jemur Island is Yours ..!!!  Be an honorable country..oke.. ?!!!  Stop being a thief.. !!  Reog Ponorogo, Pendet  are also ours…!!!</h3>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/pulau-jemur-milik-indonesia-bukan-malaysia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekolah, Les dan Anak Kita</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/sekolah-les-dan-anak-kita.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/sekolah-les-dan-anak-kita.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 10:18:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[easy story]]></category>
		<category><![CDATA[science]]></category>
		<category><![CDATA[kursus]]></category>
		<category><![CDATA[les]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[Sekolah.. rasanya itu adalah hal paling penting yang menjadi perhatian utama seluruh keluarga di manapun.  Sekolah bagi anak-anak kita dimulai sekitar umur 3 tahun ( playgroup).  Aku sendiri zaman dahulu kala malah tidak merasakan sekolah TK..maklum.. saat usia 3-5 tahun masih zaman ti kotok dilebuan..alias zaman baheula, apalagi sekolah TK saat itu belum banyak.  Dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/08/sd.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-327" title="sd" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/08/sd-300x219.jpg" alt="" width="300" height="219" /></a>Sekolah.. rasanya itu adalah hal paling penting yang menjadi perhatian utama seluruh keluarga di manapun.  Sekolah bagi anak-anak kita dimulai sekitar umur 3 tahun ( playgroup).  Aku sendiri zaman dahulu kala malah tidak merasakan sekolah TK..maklum.. saat usia 3-5 tahun masih zaman <em>ti kotok dilebuan..alias zaman baheula,</em> apalagi sekolah TK saat itu belum banyak.  Dan sekarang, kondisinya dah jauh banget, 100 persen sekolah anak dimulai dari TK bahkan PG (Play group).  Selain itu, mungkin karena tuntutan kurikulum sekolah yang makin tinggi, pendidikan anak-anak tidak cukup dengan pendidikan formal di sekolah namun juga ditambah dengan kursus tambahan atau les atau lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-325"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Di kalangan ibu-ibu (jika aku sedang ‘ngerumpi’ dengan mereka) maka biasanya obrolan tidak jauh dari soal pendidikan anak.  Aku sendiri beberapa waktu belakangan ini sedang memikirkan apakah anakku perlu mendapat pendidikan tambahan atau kursus atau les.  Saat itu dijadikan bahan pembicaraan maka aku tahu bahwa beberapa temanku memang telah memasukkan anaknya mengikuti beberapa les, mulai dari bahasa inggris, logika matematika, kumon, aritmatika bahkan melukis.  Beberapa anak temanku yang satu tingkat lebih tua dari anakku, kelas 3 SD, sekolah di SD dengan system full day school alias sekolah SD yang dimulai dari jam 6.15 pagi hingga jam 1 siang.  Lalu pada sore hari, ia mengikuti les logika matematika ( 3 hari per minggu ), melukis dan Bahasa Inggris pada hari lainnya.  Hal yang aku tanyakan saat itu adalah..” anaknya mau Bu?”.. lalu dalam hati aku bertanya..<br />
”<strong><em>perlukah itu?”..<br />
”apakah saat ini tuntutannya harus seperti itu ?” ….<br />
“ apakah anak kita tak lelah ?” ….<br />
“apakah kalau tidak mengikuti kursus tambahan, anak-anak tidak dapat mengikuti pelajaran sekolah ?” </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">dan pertanyaan lain seiring dengan ‘keanehan’ dan kecanggihan dunia pendidikan kita saat ini.  Dan kebetulan, beberapa hari lalu aku membaca sebuah artikel di <strong>Kompas</strong> yang membahas hal yang berkaitan dengan masalahku.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>MengalihkanTanggung Jawab Belajar (Sawitri Supardi, Psikolog)</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sebuah kasus yang diceritakan oleh seorang ibu yang memiliki anak laki-laki kelas 3 SD.   Anak ini kalau belajar di rumah keliatannya sudah hafal tapi saat ulangan, ia sering mendapat nilai 3,4,5 dan saat ditanya kenapa,  katanya pelajaran yang dihafalkan lupa. </em></p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, berdasarkan tes intelegensia, anaknya termasuk anak cerdas, bisa duduk diam dalam waktu relative lama, membuat gambar ( anak ini memang suka menggambar) pemandangan dengan konsentrasi dan ketekunan kerja yang mengagumkan.  Menurut ibunya, sepulang sekolah dari siang hingga sore, kecuali Minggu, anak ini mengikuti les matematika, bahasa inggris, bahasa mandarin, pelajaran sekolah dan les tenis.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Analisis</em></strong><br />
1.     Persaingan terselubung diantara para ibu membuat anak tanpa disadari menjadi objek penderita karena dijadikan alat memuaskan ambisi prestasi ibunya dengan melimpahkan beban kepada anak dan menuntut anak melakukan bermacam les yang belum tentu diperlukan dan disukai anak.</p>
<p style="text-align: justify;">2.    Terjadi proses pengalihan tanggung jawab belajar/sekolah dari anak sebagai subjek yang bersekolah kepada ibu dan pengasuhnya.  Dengan kata lain, ibu dan pengasuhnyalah yang bersekolah di SD ( catatan : semua keperluan dan kebutuhan saat anak akan sekolah disiapkan dan diladeni sang pengasuh, seringkali sang ibu mencari tahu ke teman-teman anaknya tentang tugas atau PR yang harus dikerjakan karena anaknya kadang tidak teliti atau lupa mencatat PR apa yang diberikan guru di sekolah).</p>
<p style="text-align: justify;">3.    Anak menjadi subjek pasif dalam kegiatan belajar karena hanya bereaksi dan menunggu hasil kerja keras ibu dan pengasuhnya, sehingga tampak seolah tidak mampu berkonsentrasi.</p>
<p style="text-align: justify;">4.    Anak kehilangan hak memilih aktifitas jenis permainan dengan bebas karena padatnya acara berbagai macam les yang harus diikutinya.  Padahal bermain dengan memilih permainan sesuai hasrat serta minat anak identik dengan belajar keterampilan hidup yang memicu motivasi anak untuk menunjukkan prestasi sosialnya kelak kemudian hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah.. untuk teman-teman blogger yang udah jadi emak-emak..bapak-bapak atau calon emak dan bapak.. lakukanlah evaluasi sejauh manakah urgensi anak untuk mengikuti berbagai les pelajaran dan berbagai keterampilan yang serta merta membuat anak justru mengalihkan tanggung jawab belajarnya kepada ibu dan atau pengasuhnya… !</p>
<p>Saat ini aku berencana memasukkan anakku mengikuti satu les saja yaitu aritmatika atau kumon.  Selain memacu cara berpikir anak dengan logika, ini aku ambil karena anakku jika ditanya pelajaran yang paling disuka, jawabnya adalah matematika ( kayak emaknya..)….</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu&#8230; pertanyaan lain muncul.. bagaimana dengan anak-anak lain yang tidak punya kesempatan mendapat tambahan pendidikan karena alasan ekonomi.. ??</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>My ability is limited but I try to give the best to my children… </strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/sekolah-les-dan-anak-kita.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Dunia</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/rahasia-dunia.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/rahasia-dunia.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 02:55:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[life improvement]]></category>
		<category><![CDATA[science]]></category>
		<category><![CDATA[cipta]]></category>
		<category><![CDATA[fokus]]></category>
		<category><![CDATA[penolakan]]></category>
		<category><![CDATA[secret]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=282</guid>
		<description><![CDATA[Orang mempunyai kecenderungan untuk melihat hal-hal yang mereka inginkan dan berkata, ‘ya, saya suka itu, saya ingin itu.’  Lalu mereka melihat hal-hal yang tidak mereka inginkan dan memberi energy yang sama, bahkan mungkin lebih besar, dengan pemikiran bahwa mereka dapat mengenyahkannya, menghapusnya, menyingkirkannya. Di masyarakat kita, kita telah dibiasakan dengan perlawanan terhadap kemiskinan, perlawanan terhadap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/07/secret.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-283" title="secret" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/07/secret-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a>Orang mempunyai kecenderungan untuk melihat hal-hal yang mereka inginkan dan berkata, ‘ya, saya suka itu, saya ingin itu.’  Lalu mereka melihat hal-hal yang tidak mereka inginkan dan memberi energy yang sama, bahkan mungkin lebih besar, dengan pemikiran bahwa mereka dapat mengenyahkannya, menghapusnya, menyingkirkannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Di masyarakat kita, kita telah dibiasakan dengan perlawanan terhadap kemiskinan, perlawanan terhadap perang, perlawanan terhadap obat-obatan terlarang, perlawanan terhadap tetorisme, perlawanan terhadap kekerasan.  <strong>Kita cenderung melawan segala sesuatu yang tidak kita inginkan, yang sebenarnya justru menciptakan lebih banyak perlawanan</strong></em><strong> </strong>(Lisa Nichols).</p>
<p style="text-align: justify;">Penolakan terhadap sesuatu adalah seperti berusaha mengubah gambar luar setelah segala sesuatu itu dipancarkan.  Ini adalah upaya yang sia-sia.  Kita harus masuk ke dalam diri dan memancarkan sinyal baru</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-282"></span></p>
<p style="text-align: justify;">dengan pikiran dan perasaan untuk menciptakan gambar baru.  Ketika kita menolak apa yang telah muncul, kita menambah energy dan daya pada gambar-gambar yang tidak kita sukai itu dan kita mendatangkan mereka dengan kecepatan yang tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Segala sesuatu yang kita fokuskan akan kita ciptakan.</em></strong> Jadi misalnya, jika kita sungguh-sungguh marah pada perang yang sedang berlangsung, atau pemogokan, atau penderitaan, kita menambah energy padanya.  Kita mendorong diri dan ini hanya menciptakan penolakan.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>“Apa yang Anda tolak akan bertahan.”</strong></em> Garl Jung (1875 – 1961).</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Gerakan antiperang menciptakan lebih banyak perang, gerakan antinarkoba justru menciptakan lebih banyak narkoba.  Karena kita berfokus pada apa yang tidak kita inginkan..!</em> Jack Canfield.</p>
<p style="text-align: justify;">Ibu Teresa semasa hidupnya pernah berkata.. “ saya tidak akan pernah menghadiri demonstrasi antiperang. Jika anda mengadakan demonstrasi damai, undanglah saya.”   Ia tahu.  Ia memahami Rahasia Dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Segala sesuatu di dunia ini dimulai dengan satu pikiran.  Semakin membesarnya sesuatu disebabkan karena lebih banyak orang yang memikirkannya setelah muncul.  Kemudian pikiran dan emosi itu mempertahankan keberadaan peristiwa itu serta memperbesarnya.  Jika kita melepas pikiran darinya dan berfokus pada cinta, sesuatu itu tidak akan ada lagi.  Sesuatu itu akan menguap dan menghilang.</p>
<p style="text-align: justify;">Paparan di atas merupakan kutipan dari buku The Secret (Rhonda Byrne).  Aku membelinya setahun lalu.  Buku itu bagus dan dalam beberapa hal, aku mencoba menerapkannya dalam hidupku.  Dan memang benar bahwa sesuatu yang akan terjadi dimulai dari apa yang kita pikirkan. Beberapa hari ini aku memikirkan sesuatu yang buruk dan menyedihkan dan hasilnya memang buruk.. hanya sedih, bad mood dan thinking something negatively….  Uurff..so bad !!</p>
<p style="text-align: justify;">Aku rekomendasikan buku itu untuk dibaca ( bagi yang belom… <img src='http://ourlovenotes.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ).  Keep reading..ok !</p>
<p style="text-align: center;">Related Post :</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://ourlovenotes.com/mengatasi-duka.html">Mengatasi Duka</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://ourlovenotes.com/ko-dependensi%E2%80%A6-never-be%E2%80%A6.html">Ko-Dependensi ..?? Never Be !</a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://ourlovenotes.com/job-security.html">Job Security</a></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/rahasia-dunia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Segitiga Koral (Coral Triangle)</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/segitiga-koral-coral-triangle.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/segitiga-koral-coral-triangle.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 15:46:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[science]]></category>
		<category><![CDATA[bahari]]></category>
		<category><![CDATA[coral]]></category>
		<category><![CDATA[manado]]></category>
		<category><![CDATA[segitiga koral]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Selamatkan kekayaan laut kita yukkk……!!  Ternyata wilayah laut sekitar Indonesia, Filipina dan Papua New Guini serta beberapa wilayah di sekitarnya adalah daerah yang memiliki lingkungan laut paling kaya di dunia, terkenal dengan nama Segitiga Coral (Coral Triangle).  Namun sayang, kekayaan itu dapat musnah karena banyak faktor termasuk kecerobohan manusia. Karang koral Asia Tenggara yang secara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Selamatkan kekayaan laut kita yukkk……!!  Ternyata wilayah laut sekitar Indonesia, Filipina dan Papua New Guini serta beberapa wilayah di sekitarnya adalah daerah yang memiliki lingkungan laut paling kaya di dunia, terkenal dengan nama Segitiga Coral (Coral Triangle).  Namun sayang, kekayaan itu dapat musnah karena banyak faktor termasuk kecerobohan manusia.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/06/coral_triangle.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-205" title="coral_triangle" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/06/coral_triangle-299x199.jpg" alt="" width="299" height="199" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-204"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Karang koral Asia Tenggara yang secara biologis sangat beragam –segitiga koral- akan hilang pada akhir abad ini, yang artinya menyapu juga berbagai kegiatan ekonomi dan bisa memunculkan keresahan social, bila perubahan iklim tidak diatasi, demikian menurut organisasi World Wide Fund for Nature atau WWF.<br />
</strong></em><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/06/coral-t-map.jpeg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-208" title="coral-t-map" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/06/coral-t-map-300x262.jpg" alt="" width="300" height="262" /></a><em><strong></strong></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Menurut ilmuwan, segitiga koral adalah pusat kehidupan laut dunia yang terdiri atas : lebih dari 76% jenis-jenis koral pembentuk karang laut dan 35% jenis ikan karang koral.  Kombinasi dari perubahan iklim, penangkapan ikan yang berlebihan dan pencemaran merusak ekosistem di wilayah Segitiga Koral itu, yang dipandang sebagai salah satu lingkungan laut paling kaya di dunia.</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/06/penyu-coral-t.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-207" title="ARP 01940" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/06/penyu-coral-t-300x192.jpg" alt="" width="300" height="192" /></a>Di Manado beberapa waktu lalu, telah ditandatangani kesepakatan antara Indonesia, Timor Leste, Malaysia, Papua New Guinea, Filipina dan Kepulauan Solomon yang menyerukan dipereratnya kerjasama internasional untuk melawan penangkapan ikan ilegal dan pengrusakan lingkungan di wilayah seluas Amerika Serikat, tempat terdapatnya separuh pulau karang dunia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/segitiga-koral-coral-triangle.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fatwa Haram atas Fb dan Fs..gimana tu ?</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/fatwa-haram-atas-fb-dan-fsgimana-tu.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/fatwa-haram-atas-fb-dan-fsgimana-tu.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 04:46:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[science]]></category>
		<category><![CDATA[facebook.friendster]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[haram]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Denger berita kemaren.. ada fatwa haram dari para ulama se Jawa dan Madura bahwa portal komunitas seperti Facebook ( FB ) dan friendster ( FS ) adalah haram karena mengundang perzinahan, perselingkuhan dan lain-lain yang berbau dosa deh.. Naa lo.. kawan-kawan sebangsa dan setanah air yang hobby ber- facebook ria atau ber-frindster ria..gimana tu&#8230;?? Banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Denger berita kemaren.. ada fatwa haram dari para ulama se Jawa dan Madura bahwa portal komunitas seperti Facebook ( FB ) dan friendster ( FS ) adalah haram karena mengundang perzinahan, perselingkuhan dan lain-lain yang berbau dosa deh..<br />
<a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/05/facebook_logo_withpage.gif"><img class="aligncenter size-medium wp-image-191" title="facebook_logo_withpage" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/05/facebook_logo_withpage-235x300.gif" alt="" width="235" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/05/friendster_nav_logo11.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-193" title="friendster_nav_logo11" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/05/friendster_nav_logo11.png" alt="" width="300" height="236" /></a><br />
Naa lo.. kawan-kawan sebangsa dan setanah air yang hobby ber- facebook ria atau ber-frindster ria..gimana tu&#8230;??<br />
<span id="more-190"></span><br />
Banyak sudah yang memprotes fatwa ini, sebagian besar mempunyai alasan bahwa mereka cukup diuntungkan dengan adanya FB atau FS, salah satunya nambah teman.  Aku sendiri dulu memang punya akun FS, karena beberapa alasan (pribadi) sekarang akun itu dah dihapus..trus baru beberapa bulan lalu bikin akun FB, tapi karena beberapa alasan ( yang rasional ) akun itu mo dihapus juga dan kemudian diganti dengan id corporate.  Selain nambah teman atau relasi  sepertinya portal2 komunitas itu akan lebih bermanfaat jika dapat dijadikan salah satu media untuk mendukung kerjaan kita&#8230;bener ga..??  Nah kalo dah begini ga ada alasan untuk mengharamkan kedua portal komunitas itu yaa&#8230;</p>
<p>Trus sebenernya ketentuan &#8216;haram&#8217; atas sesuatu itu bisa dipilah-pilah ga ya.. maksudnya FB/FS haram jika si empunya akun memang menggunakan media itu untuk berzina dll tapi jika digunakan untuk bisnis, misalnya atau menambah teman/relasi, FB/FS tetap halal..??  Thus, ketentuan &#8216;haram&#8217; jadi ga berlaku umum&#8230; gimana tu..ga ngerti ni..(maklum keterbatasan pengetahuan agama..)&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/fatwa-haram-atas-fb-dan-fsgimana-tu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usia Tidak Menjamin Kedewasaan Pribadi</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/usia-tidak-menjamin-kedewasaan-pribadi.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/usia-tidak-menjamin-kedewasaan-pribadi.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 13:35:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[science]]></category>
		<category><![CDATA[kepribadian]]></category>
		<category><![CDATA[ketidakdewasaan]]></category>
		<category><![CDATA[pengasuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Berkembangnya ketidakdewasaan pribadi seseorang dipengaruhi banyak hal, seperti pengalaman buruk masa lalu, pengasuhan orang tua yang tidak efektif, kondisi fisik kurang menguntungkan, kecenderungan sifat bawaan, factor keturunan dan nilai-nilai masyarakat sekitar yang kurang mendukung.  Untuk ringkasnya dibagi dua factor Internal (nature) dan eksternal (nurture).  Mengenai mana yang paling berperan,sampai saat ini para ahli masih menyakini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Berkembangnya ketidakdewasaan pribadi seseorang dipengaruhi banyak hal, seperti pengalaman buruk masa lalu, pengasuhan orang tua yang tidak efektif, kondisi fisik kurang menguntungkan, kecenderungan sifat bawaan, factor keturunan dan nilai-nilai masyarakat sekitar yang kurang mendukung.  Untuk ringkasnya dibagi dua factor Internal (nature) dan eksternal (nurture).  Mengenai mana yang paling berperan,sampai saat ini para ahli masih menyakini gabungan dari kedua factor tersebut menjelaskan mengapa seseorang menunjukkan kepribadian tertentu, termasuk ketidakdewasaan dengan variasi pada masing-masing individu.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak contoh di masyarakat kita bahwa ketidakdewasaan seseorang banyak disebabkan oleh pola pengasuhan orang tua.  Misalnya tiga bersaudara di dalam rumah, sang adik yang lebih dimanjakan oleh sang ibu akan tumbuh menjadi pribadi yang kurang dewasa pada umur kronologis(biologis)nya dibandingkan kedua kakaknya.  Bisa jadi pola yang diterapkan sang ibu pada adik berbeda dengan pola pada anak lain karena ia besar tanpa ayahnya. (ayahnya meninggal saat anak bungsu masih kecil).<span id="more-167"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Pengasuhan</em></strong><br />
Pengasuhan adalah serangkaian perbuatan dan interaksi orang tua yang bertujuan mendukung perkembangan anak, merupakan proses orang tua dalam berinteraksi dengan anak, berlangsung terus menerus antara orang tua, anak dan lingkungannya.  Pengasuhan bukan proses satu arah hanya orang tua yang berpengaruh kepada anak,  tetapi merupakan interaksi timbal balik antara mereka yang juga dipengaruhi factor lebih luas, seperti budaya dan social.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa factor yang berpengaruh terhadap pengasuhan diantaranya karakteristik dan kepribadian serta pengalaman masa lalu orang tua, karakteristik dan kepribadian anak (misal anak kaku dan mudah membujuk) serta konteks pengasuhan (seperti status social ekonomi, struktur keluarga, urutan kelahiran anak, jumlah orang tua dalam keluarga, jarak usia antar anak).  Dengan demikian pengasuhan antara orang tua dan anak yang satu bisa berbeda dengan anak yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Penanganan</em></strong><br />
Pada contoh kasus di atas maka cara paling efektif adalah dengan mengubah pola pengasuhan yang terjadi antara ibu dan adik bungsu.  Dalam hal ini, ibu harus lebih tegas dan asertif menghadapi anak bungsunya.  Bila menemui kesulitan maka dapat dicarikan orang ketiga, yaitu orang yang mempunyai wibawa di mata ibu, bisa anggota keluarga sendiri atau pergi ke konsultan ahli.</p>
<p style="text-align: justify;">Di sisi lain, anggota keluarga yang lain, yaitu kakak-kakak, dapat membantu misalnya dengan cara mendekati atau meminta bantuan teman-teman adik bungsunya untuk memberi penyadaran pada sang adik, atau dengan menunjukkan sikap tegas misalnya dengan mengonfrontasi adik mengenai pengetahuan kita tentang nilai buruk adik bungsu.  Hal ini tentunya dapat dilakukan bila kakak-kakak sudah menunjukkan sikap terbuka, akrab, tetap mengasihi dan peduli kepada adik maupun ibu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/usia-tidak-menjamin-kedewasaan-pribadi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatasi Duka</title>
		<link>http://ourlovenotes.com/mengatasi-duka.html</link>
		<comments>http://ourlovenotes.com/mengatasi-duka.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 07:24:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ceuceu</dc:creator>
				<category><![CDATA[science]]></category>
		<category><![CDATA[bersikap terbuka]]></category>
		<category><![CDATA[duka]]></category>
		<category><![CDATA[sedih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ourlovenotes.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[‘Berduka sangat banyak ragamnya, tidak terbatas saat orang tersayang meninggal.  Kehilangan sesuatu atau seseorang yang sangat berharga dapat sangat menyakitkan, membawa kesedihan panjang, mengguncang keseimbangan.’ Tertarik mengangkat tema psikologi ini ke dalam blogku, karena ‘duka’ pastinya pernah dialami oleh semua orang.  Walau berbeda kadarnya namun duka seringkali menjadi sangat berpengaruh pada aktifitas keseharian kita secara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/05/sad_man.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-156" title="sad_man" src="http://ourlovenotes.com/wp-content/uploads/2009/05/sad_man-300x298.jpg" alt="" width="300" height="298" /></a>‘Berduka sangat banyak ragamnya, tidak terbatas saat orang tersayang meninggal.  Kehilangan sesuatu atau seseorang yang sangat berharga dapat sangat menyakitkan, membawa kesedihan panjang, mengguncang keseimbangan.’</p>
<p style="text-align: justify;">Tertarik mengangkat tema psikologi ini ke dalam blogku, karena ‘duka’ pastinya pernah dialami oleh semua orang.  Walau berbeda kadarnya namun duka seringkali menjadi sangat berpengaruh pada aktifitas keseharian kita secara keseluruhan.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Lalu apa kata psikolog tentang duka dan cara mengatasinya..?</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Berduka adalah respons alamiah terhadap hilangnya seseorang atau sesuatu yang sangat penting bagi kita.  Situasinya dapat beragam, mungkin putus hubungan cinta, ditinggal meninggal orang terdekat, hilang kontak dengan anak atau seseorang yang disayang, kehilangan rumah yang dibeli dengan susah payah atau kehilangan pekerjaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita berduka dengan cara berbeda-beda dan pemulihan berlangsung bertahap, tidak dapat dipaksakan segera.  Ada yang sangat takut dengan emosi yang dirasakan sehingga mencoba menekan dan tidak mengakui, menyangka dengan cara itu periode berduka akan segera selesai.  Ini <strong><em>kurang</em></strong> dianjurkan karena rasa sedih, marah dan tak berdaya yang tak diakui justru dapat memunculkan kebingungan, kekosongan dan rasa tak nyaman jangka panjang.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-155"></span>Seorang psikiater terkenal, Elisabeth Kubler-Ross, dari penelitiannya terhadap pasien penyakit terminal menemukan, orang melalui beberapa tahapan berduka.  Temuannya ini bermanfaat untuk memahami dinamika penghayatan kita dalam situasi berduka umumnya :<br />
(a)    Tidak percaya atau pengingkaran (“dia tidak mungkin seperti itu!” atau “pasti salah..aku tidak sakit”)<br />
(b)    Marah (“mengapa ini terjadi..” apa salah saya..? ini tidak adil !”)<br />
(c)    Situasi ‘tawar menawar’ (“aku hanya bisa berubah jika Engkau mengembalikannya padaku..”)<br />
(d)    Depresi (“aku sangat sedih..”), hingga akhirnya<br />
(e)    Mampu menerima situasi<br />
Pengamatan menunjukkan, kesedihan dapat muncul sejak awal dan perlahan menghilang sejalan dengan <a href="http://duadua.blogdetik.com/2009/04/24/batas-kemampuan/">kemampuan</a> menerima situasi.  Juga, orang tidak perlu harus melalui semua tahapan untuk dapat pulih dari dukanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana Mengatasi Duka?</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama-tama, duka akan lebih mudah diatasi bila kita <em><strong>mengakuinya.  Merawat dan menyayangi diri sendiri menjadi hal penting.</strong></em> Kita mengungkapkan perasaan dengan berbagai cara yang sesuai untuk membantu kita melewatinya.  Ada yang lebih rajin menulis buku harian, pergi ke alam terbuka berteriak sekeras-kerasnya, setiap malam menangis sampai sesak dada atau membuat ‘surat perpisahan’ untuk menyelesaikan hal-hal mengganjal, bukan untuk diposkan tetapi untuk melegakan perasaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dukungan social dari orang yang peduli dan bisa dipercaya akan banyak membantu.  Kadang yang menyayangi kita sangat ingin membantu, tapi ia tidak tahu caranya atau khawatir mengganggu, karenanya tidak ada salahnya kita <strong><em>bersikap terbuka dan jujur untuk meminta dukungan</em></strong>.  Bila rasa duka tidak jua hilang, hidup terasa tidak berguna, terus berpikir tentang kematian, menyalahkan diri sendiri, merasa tidak tersambung dengan orang lain, kehilangan kepercayaan atau tak mampu lagi menjalani aktifitas sehari-hari dengan baik, kita memerlukan bantuan praktisi kesehatan mental. (Kristi Poerwandari).</p>
<p style="text-align: justify;">Aku sendiri pernah mengalami masa-masa duka yang aku ingat betul hingga saat ini, ketika aku harus berpindah tempat tinggal dari kota kelahiranku, Bandung, ke kampung halaman ayahku, ketika harus meninggalkan Cirebon,  ketika tidak dapat kontak dengan orang yang kusayangi dan beberapa cerita duka lain setelah itu.  Di sisi lain, aku sendiri termasuk orang yang tertutup, tidak bisa dengan mudah menceritakan apa yang aku alami pada orang lain termasuk orang tua, teman kerja atau saudara.  Paling sering, aku menghilangkan rasa duka dengan menangis sendiri di kamar, membaca qur’an atau jika bisa aku pergi jalan-jalan dan membeli apa yang aku inginkan.  Pada akhirnya, memang rasa duka itu hilang sejalan dengan waktu, sejalan dengan keikhlasan kita menerima kenyataan dan kembali menyadari bahwa <a rel="follow" href="http://ourlovenotes.com/kita-adalah-zero.html"><em><strong>kita adalah zero</strong></em>.</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ourlovenotes.com/mengatasi-duka.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

