Saat saya terpuruk dan berduka beberapa tahun lalu, ada banyak hal yang membantu saya untuk bangkit, salah satunya adalah buku. Saya hanya ingin menuliskan beberapa judul buku yang membantu saya saat itu. Sebagian saya baca atas saran dari teman, bahkan mereka juga yang membelikannya….
Beberapa kata mutiara dalam buku-buku itu, dan bagiku terdengar menyejukkan …
” anda bisa memulai tanpa apapun, dari ketiadaan serta tanpa jalan… karena jalan akan dibuatkan”
” Aku hanya akan hidup hari ini, maka aku akan mengucapkan ‘wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai, tenggelamlah seperti mataharimu. Aku tak akan pernah mengaisi kepergianmu dan kamu tidak akan pernah melihatku termenung sedetikpun untuk mengingatmu. Kamu telah meninggalkan kami semua, pergi dan tak pernah kembali’.
” Kebahagiaan itu adalah keriangan hati karena kebenaran yang dihayatinya. Kebahagiaan adalah kelapangan dada, karena prinsip yang menjadi pedoman hidup. Juga, Kebahagiaan itu adalah ketenangan hati, karena kebaikan disekelilingnya.”
” Jangan takut dengan kesulitan, sebab kesulitan akan menguatkan hati, akan membuat anda dapat merasakan nikmatnya sehat, akan membulatkan tekad, akan mengangkat kedudukan dan akan memunculkan kesabaran anda.”
” Manusia dibimbing oleh kekuatan yang lebih tinggi yang berupa perasaan ketimbang pikiran. Dan ketika anda memahami kekuatan perasaan itu, anda tahu pasti bahwa kekuatan itu datang dari Tuhan..”
dan tentu saja ratusan kata-kata indah lain dalam buku itu termasuk kekuatan kata yang dirangkai Andrea Hirata dalam tetralogi Laskar Pelangi…yang memberikan setiap kita semangat bahwa sesuatu dapat dibangun dari sebuah ketiadaan..
pertamax deh…
biar belom baca semua buku yg ada di listnya, tapi kesemua Quote nya bikin semangat hidup lebih hidup,…
@ firman : ga bisa ngasih apa2..minimal ngasih semangat deh..
benar sekali ceu… tetralogi LP banyak sekali kata dan kalimat yg membangkitkan semangat, baik yg disampaikan secara serius atau yg membuat kita tersenyum ketika membacanya.
maryamah karpov-nya kok belum ada?
@ guskar : Maryamah Karpov lebih banyak nyeritain Ikal waktu bikin kapal..rasanya kalimat ‘pesan hidupnya’ ga sekuat seperti di 3 buku lainnya..heheh..mungkin juga karena saya terlalu antusias nunggu Maryamah Karpov waktu itu, saya pikir akan lebih banyak bercerita tentang maryamah yang sukses jadi pemain biola.. hehe.. btw.. buku tetep wokkeyy banget tu..